logo


Benarkan Sikap Yuni Shara yang Temani Anak Nonton Porno, Psikolog Beberkan Alasannya

Psikolog menegaskan bahwa tidak marah saat mempergoki anak menonton konten porno tidak sama dengan mendampingi nonton film porno

28 Juni 2021 06:30 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Baru-baru ini penyanyi Yuni Shara membuat pengakuan yang menghebohkan jagat dunia maya. Ia blak-blakan mengaku menemani anak menonton film porno. Ia mengatakan bahwa anak-anaknya sangat terbuka dengannya dalam segala hal.

Sementara itu, psikolog Pendidikan Anak dan Remaja Rumah Dandelion, Agstried Piether mengatakan bahwa apa yang dilakukan Yuni Shara adalah hal yang tepat. Menurutnya, tidak perlu memarahi sang anak apabila kepergok menonton konten porno.

"Iya betul sekali, ketika memergoki anak nonton film porno, sepanik apapun sebaiknya tidak marah karena akhirnya anak hanya akan melakukan lagi dengan diam-diam. Sebaliknya, tanyakan pada anak apa yang mendorong ia menonton film porno? Penasaran? Ikut-ikutan teman? Nah, lewat hasil diskusi tersebut orang tua dapat memberikan pendidikan seks yang faktual, berdasarkan ilmu pengetahuan, bukan berdasarkan film porno," kata Agstried seperti dikutip Antara, Senin (28/7/2021).


Cara Unik 5 Public Figur Ini Kerasukan Lagu “Entah Apa yang Merasukimu”

Agstreid menegaskan bahwa tidak marah saat mempergoki anak menonton konten porno tidak sama dengan mendampingi nonton film porno. Namun perlu memberikan edukasi bahwa pengetahuan terkait hubungan seksual atau organ seksual yang benar tidak seperti yang mereka tonton di film.

"Padahal kan tidak seperti itu. Jadi mari biasakan anak mencari pengetahuan dari sumber yang benar dan terpercaya. Jangan lupa sesuaikan juga pendidikan seks pada anak sesuai dengan usianya," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa edukasi terkait seks sangat penting diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Ia mengatakan bahwa edukasi terkait seks sudah bisa diajarkan semenjak usia dini

"Menyebut penis sebagai penis. Vagina sebagai vagina. Selain itu, sejak balita juga sudah harus diberikan edukasi tentang menjaga kebersihan organ, memahami mana anggota tubuh yang boleh disentuh atau tidak boleh disentuh, siapa saja yang boleh membantu mandi dan ganti baju, dan siapa saja yang boleh melihat tubuh anak," pungkasnya.

Tak Usah Menghindar, Ini Jawaban Kalau Ditanya Kapan Nikah Saat Kumpul Lebaran

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati