logo


Soal Opsi Minta Pengampunan ke Jokowi, Pengacara Habib Rizieq: Nggak Lazim

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberi opsi permohonan pengampunan kepada Presiden Joko Widodo dalam sidang

24 Juni 2021 16:30 WIB

Aziz Yanuar
Aziz Yanuar Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) memberi opsi permohonan pengampunan kepada Presiden Joko Widodo dalam sidang putusan Habib Rizieq Shihab. Pengacara Habib Rizieq, Aziz Yanuar, menyebut hal itu tidak lazim.

"Tadi nggak membahas itu sih. Habib Rizieq hanya banding. Cuma karena tadi teman-teman tanya, saya bilang ini nggak lazim," kata Aziz di PN Jaktim, Kamis (24/6).

Aziz menilai opsi grasi tersebut unik, karena belum pernah disebutkan dalam sidang Habib Rizieq sebelumnya.


Rizieq Shihab Tetap Dihukum Meski Pendukung Bikin Ribut, Teddy Gusnaidi: Gak Mempan Cara Begitu di NKRI

"Tapi ini unik dan menarik karena sepanjang saya bersidang belum pernah dengar itu. Kemarin yang Megamendung dan Petamburan nggak ada tuh seperti ini," ujarnya.

Aziz mengatakan bahwa pihaknya kaget mendengar ada opsi tersebut dalam sidang.

"Ini unik, saya belum bisa berkomentar lebih lanjut. Tapi, patut dicatat, ini menarik ketika ada majelis hakim dalam satu kasus yang katanya kasus prokes dan pidana tapi ada embel-embel meminta grasi ke Presiden. Biar para ahli hukum yang berkomentar apakah ini lazim atau tidak. Tapi kita kaget juga, tapi Habib dan para terdakwa sudah memutuskan akan banding," jelas Aziz.

Tak Puas HRS Divonis 4 Tahun Bui, Ferdinand: Mestinya 5-6 Tahun

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata