logo


NATO Tingkatkan Aktivitas Militernya di Perbatasan Rusia, Begini Reaksi Putin

Presiden Rusia mengaku prihatin dengan langkah NATO untuk membangun infrastruktur militer di dekat perbatasan Rusia dan tidak bersedia melanjutkan dialog dengan Moskow terkait upaya penurunan ketegangan

24 Juni 2021 17:15 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan tindakan NATO yang membangun infrastruktur militernya di dekat perbatasan Ukraina-Rusia, dan enggan mempertimbangkan proposal yang sudah ditawarkan oleh Moskow untuk mengurangi ketegangan serta potensi terjadinya insiden yang tidak diharapkan.

Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya saat hadir di Konferensi Keamanan Internasional ke-9 yang digelar di Moskow pada Rabu (23/6).

"Kami berharap akal sehat dan keinginan untuk mengembangkan hubungan konstruktif dengan kami pada akhirnya akan menang," tambah Putin.


AS Cabut Semua Sanksi Finansial Iran

Senada dengan Putin, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu juga mengatakan kepada para peserta pertemuan bahwa NATO juga mempertimbangkan sejumlah rute yang akan mereka ambil untuk mentransfer pasukan dengan cepat ke perbatasan Rusia dan Belarus.

Dia juga menekankan bahwa dalam sebuah KTT yang digelar di Brussel pada pekan lalu, NATO menegaskan bahwa koalisi militer negara barat tersebut akan terus berupaya untuk menekan Rusia dan China yang selama ini dianggap sebagai ancaman.

"Keputusan yang diambil di KTT untuk meningkatkan pengeluaran militer negara-negara anggota dan untuk meningkatkan potensi pencegahan nuklir akan mengkonsolidasikan konfrontasi militer di Eropa selama bertahun-tahun," kata Shoigu dalam konferensi tersebut.

Shoigu menilai dialog formal antara Rusia-NATO perlu dilanjutkan untuk mengurangi ketegangan dalam hubungan bilateral kedua belah pihak, terutama mengingat beberapa negara Eropa tertarik untuk meningkatkan konflik.

AS Ingin Jerman Beri Jaminan Jika Proyek Nord Stream 2 Tak Ganggu Kepentingan Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia