logo


Bappenas Dikejar Bank Dunia untuk Setujui Program Utang

Tak semua program utang diaminkan oleh Bappenas.

24 Juni 2021 10:46 WIB

Suharso Monoarfa
Suharso Monoarfa Lampung Post

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkapkan pihaknya sempat diburu Bank Dunia (World Bank) untuk merestui program utang yang ditawarkan oleh lembaga internasional tersebut.

Akan tetapi, kata Suharso, tak semua program utang diaminkan oleh Bappenas.

"World Bank misalnya kejar-kejar Bappenas untuk menyetujui sebuah program. Ada yang kami setujui, ada yang tidak kami setujui," ujar Suharso dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu (23/6).


Ancaman Bom Waktu Utang BUMN, Amin Ak: Akan Berdampak Buruk Bagi Perekonomian Nasional

Suharso menyatakan pihaknya telah menolak pinjaman dari berbagai lembaga. "Kalau tidak cocok, kami tolak," tegasnya.

Namun, ia tak memerinci program utang dari lembaga mana saja yang tidak diterima tersebut.

Menurutnya, Bappenas bertugas untuk memastikan kelayakan program utang yang akan dijalani pemerintah. Semua program utang negara, jelas Suharso, semestinya memperoleh persetujuan dari Bappenas.

"Bappenas hanya ingin melihat programnya saja, patut atau tidak, pantas atau tidak pantas. Sejauh mana ini, kalau bagus ya dilakukan," kata dia.

Untuk diketahui, Indonesia telah menerima utang sekitar US$1,7 miliar dolar atau setara Rp24,6 triliun (kurs Rp14.489 per dolar AS) dari Bank Dunia dalam sepekan terakhir.

Soal Utang BUMN, PKB: Tidak Jadi Masalah Selama Kondisi Keuangan Perusahaan Baik

Halaman: 
Penulis : Iskandar