logo


Polisikan Qodari Cs ke Polda Sumut, GMD: Mereka Langgar Konstitusi!

Qodari disebut melanggar UUD 1945 Pasal 7 tentang masa jabatan presiden maksimal 2 periode

24 Juni 2021 06:00 WIB

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari Ist

MEDAN, JITUNEWS.COM - Perwakilan dari Gerindra Masa Depan (GMD) Sumut, Ronggur Raja Doli mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari ke Polda Sumut. Ia menyebut langkah Qodari yang mengusulkan masa jabatan presiden 3 periode telah melanggar konstitusi.

"Kami melaporkan Qodari karena gerakan beliau yang kami anggap melanggar konstitusi. Aspirasi yang bertentangan dengan undang-undang baiknya dihentikan untuk menghindari kegaduhan politik diberbagai daerah," kata Ronggur Raja Doli, di Medan, Rabu (23/6/2021).

Ronggur menilai bahwa Qodari telah nyata menampar muka Jokowi dengan menggulirkan wacana masa jabatan presiden tiga periode. Ia menyebut Qodari melanggar undang-undang. Pasalnya, sudah dinyatakan dengan jelas dalam Pasal 7 UUD 1945 yang memuat masa jabatan presiden maksimal 2 periode.


Wacana Presiden 3 Periode Diusulkan Ruhut Sitompul di Era SBY, Formappi: Jadi Post Power Syndrome

"Kami sebagai warga negara Indonesia tentu harus melawan gerakan-gerakan sesat yang ingin menjerumuskan dan menampar muka Presiden," ucap Ronggur.

Tidak hanya Qodari, ia juga melaporkan pengurus Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 ke Polda Sumut. Ia pun berharap laporannya segera ditindak lanjuti.

"Selain M Qodari selaku Dewan Penasehat JokPro, GMD Sumut juga melaporkan Ketua JokPro, Baron Danardono, Sekretaris JokPro Timothy Ivan Triyono. Laporan diterima langsung petugas piket Polda Sumut bernama Aipda Rini," pungkasnya.

 

Muncul Dua Gerakan Pendorong Wacana Presiden 3 Periode, Ahli: Mereka Orang yang Akan Hilang Kekuasaan di 2024

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati