logo


Soal Lockdown dan PPKM Mikro, Jokowi: Tidak Perlu Dipertentangkan

Jokowi mengaku mendapat masukan untuk mengatasi lonjakan Covid-19

23 Juni 2021 16:40 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa ada varian baru Covid-19 yang mudah menular.

"Kita masih harus menghadapi ujian berat menghadapi cobaan berat, karena beberapa hari terakhir ini wabah Covid-19 kembali merebak, kembali meningkat dan juga adanya varian baru yang lebih mudah menular," kata Jokowi, melalui YouTube Setpres, Rabu (23/6).

Jokowi mengaku mendapat masukan untuk mengatasi lonjakan Covid-19, salah satunya lockdown dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


Arief Poyuono Ngaku Usul Perpanjangan Masa Jabatan Presiden ke 'Three Musketeers' Jokowi

"Pemerintah telah menerima banyak masukan-masukan dan tentunya kami menyambut baik setiap masukan, baik pribadi kelompok ataupun masyarakat, termasuk usulan untuk memberlakukan kembali PSBB dan lockdown mengingat lonjakan kasus positif yang sangat pesat," tuturnya.

"Kita ketahui bersama bahwa kenaikan kasus positif yang tajam menyebabkan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit juga semakin meningkat," lanjutnya.

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah telah penanganan Covid-19 memperhitungkan kondisi ekonomi, sosial, dan politik. Menurut pemerintah, kebijakan PPKM Mikro adalah pilihan yang tepat.

"Pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penanganan COVID-19 dengan memperhitungkan kondisi ekonomi, kondisi sosial, kondisi politik di negara kita Indonesia dan juga pengalaman-pengalaman dari negara lain dan pemerintah telah memutuskan PPKM mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk menghentikan laju penularan Covid-19 hingga ke tingkat desa atau langsung ke akar masalah, yaitu komunitas," jelasnya.

Jokowi mengatakan bahwa lockdown dan PPK mikro esensinya sama, untuk membatasi kegiatan masyarakat.

"Saya sampaikan bahwa PPKM mikro dan lockdown memiliki esensi yang sama, yaitu membatasi kegiatan masyarakat, untuk itu tidak perlu dipertentangkan," kata Jokowi.

Ada Perang Biologis di Masa Covid-19, Said Aqil: Negara yang Impor Vaksin Adalah Negara yang Kalah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata