logo


Tak Ada Islamophobia di Indonesia, Tokoh NU: Masjid Banyak, Pesantren Ribuan

Annisa Pohan sebelumnya menyebut buzzer mengalami Islamophobia karena mengaitkan film Nussa Rara dengan khilafah.

23 Juni 2021 13:36 WIB

KH Taufik Damas saat mengisi Ngabuburit Bersama Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDI Perjuangan, Rabu (5/5/2021)
KH Taufik Damas saat mengisi Ngabuburit Bersama Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDI Perjuangan, Rabu (5/5/2021) Dok. PDIP

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tokoh Nahdlatul Ulama, Taufik Damas mengatakan bahwa di Indonesia itu tidak ada Islamophobia. Hal ini disampaikan guna merespons pernyataan Annisa Pohan yang menyebut buzzer mengalami Islamophobia karena mencibir film Nussa Rara.

“Nyonya, di Indonesia itu tidak ada Islamophobia,” cuitnya di akun Twitter @TaufikDamas, dikutip Rabu (23/6).

Buktinya, kata Taufik, Indonesia hingga kini masih lekat dengan nuansa Islami. “Masjid banyak. Azan bertalu-talu. Pesantren ribuan. Pengajian tidak terhitung. Siaran agama Islam setiap hari ada di tivi,” jelasnya.


Tegaskan Tak Benci Islam, Denny Siregar: Kalau Kadrunphobia Bisa Jadi

Sebelumnya, Anissa Pohan menyesalkan ulah buzzer yang diduga Denny Siregar dan Eko Kuntadhi karena menghubungkan film Nussa Rara dengan isu taliban dan khilafah.

Istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini tak habis pikir orang yang beragama Islam justru membenci Islam.

“Kenapa ya buzzer-buzzer itu islamophobia padahal dirinya juga Islam. Film animasi berprestasi untuk anak-anak bernuansa islam dengan nilai-nilai positif aja jadi masalah untuk mereka,” ujarnya di akun Twitter @AnnisaPohan.

Annisa Pohan Sebut Buzzer Alami Islamophobia, Fadli Zon: Harus Diobati

Halaman: 
Penulis : Iskandar