logo


PA 212: Kalau Ada Umat yang Datang, Maka JPU yang Harus Bertanggung Jawab

Persaudaraan Alumni 212 tidak mengimbau massa simpatisan Habib Rizieq Shihab untuk datang ke sidang vonis

23 Juni 2021 12:14 WIB

Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif
Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Persaudaraan Alumni 212 tidak mengimbau massa simpatisan Habib Rizieq Shihab untuk datang ke sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta. Meski begitu, simpatisan Habib Rizieq juga tidak bisa dilarang untuk datang.

"Jadi PA 212 tidak pernah mengimbau untuk datang, tapi juga tidak bisa melarang pencinta HRS, karena ini menyangkut cinta dan urusan hati yang tercabik kalimat JPU (jaksa penuntut umum)," kata Ketua PA 212 Slamet Maarif kepada wartawan, Rabu (23/6).

Menurutnya, jika ada massa datang ke PN Jaktim itua dalah salah jaksa. Slamet menilai jika massa datang ke PN Jaktim karena sakit hati dengan ucapan jaksa yang menyebut 'imam besar Habib Rizieq hanya isapan jempol'.


Bantah Ada Kaitan dengan Investasi Bodong Koperasi Syariah 212 Mart, Slamet Maarif: Itu Urusan Samarinda

"Jadi kalau ada umat yang datang, maka JPU-lah yang harus bertanggung jawab. Kami hanya bisa mengimbau kepada pencinta HRS mari wujudkan cinta kita kepada Alhabib Muhammad Rizieq Syihab dengan tetap menjaga akhlakulkarimah serta zikir, selawat, dan doa sepanjang persidangan berlangsung. Protokol kesehatan kapan dan di mana pun tetap wajib kita jaga, Saudaraku," ucap Slamet.

Ketum PA 212 Jadi Saksi Meringankan di Sidang Habib Rizieq

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata