logo


Nussa Rara Dikaitkan Taliban, Annisa Pohan Sebut Buzzer Islamophobia

Annisa menilai Nussa Rara bisa mengantarkan pesan positif bagi anak-anak.

23 Juni 2021 09:43 WIB

Annisa Pohan.
Annisa Pohan. Instagram @annisayudhoyono

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anissa Pohan menyesalkan ulah buzzer yang diduga Denny Siregar dan Eko Kuntadhi karena menghubungkan film Nussa Rara dengan isu taliban dan khilafah.

Menurut Annisa, buzzer yang menuduh film Nussa memuat propaganda khilafah termasuk Islamophobia. Istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini tak habis pikir orang yang beragama Islam justru membenci Islam.

Annisa menilai Nussa Rara yang bernuansa islami dapat mengantarkan pesan positif bagi penonton, terlebih anak-anak.


HTI Lebih Bahaya Ketimbang FPI, Denny Siregar: Mainnya Halus di Intelektual dan Militer

“Kenapa ya buzzer-buzzer itu islamophobia padahal dirinya juga Islam. Film animasi berprestasi untuk anak-anak bernuansa islam dengan nilai-nilai positif aja jadi masalah untuk mereka,” ujarnya di akun Twitter @AnnisaPohan, dikutip Rabu (23/6).

Mantan artis ini lantas menambahkan, kecurigaan buzzer terhadap animasi Nussa Rara berlebihan. Annisa bahkan menganggap buzzer sebagai penebar racun.

“Hidupnya penuh kecurigaan tak beralasan. Sangat negatif. Indonesia bangkit yuk! jauhkan diri dari racun-racun buzzer,” tandasnya.

Sebelumnya, Eko Kuntadhi menilai film Nussa Rara telah merusak citra Tanah Air di mata dunia. Dia menolak jika Indonesia digambarkan sebagai cabang khilafah maupun bagian dari Taliban.

“Tapi film Nussa Rara mau dipromosikan ke seluruh dunia. Agar dunia mengira, Indonesia adalah cabang khilafah. Atau bagian dari kekuasaan Taliban. Promosi yang merusak!,” cuitnya di akun Twitter-nya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Denny Siregar menilai Nussa Rara seharusnya mempromosikan kultur Islam Indonesia, bukan arab.

“Kultur kita kultur Melayu, bukan arab. Afghanistan sendiri sedang belajar ke kita supaya mereka bisa jadi negara muslim yang moderat,” kicaunya di akun Twitter-nya.

Tolak Presiden 3 Periode, Demokrat: SBY Aja Mampu Menghindarkan Diri dari Jebakan Kekuasaan Itu

Halaman: 
Penulis : Iskandar