logo


Beredar Kabar Gerakan Istana Lancarkan Presiden 3 Periode, Gerindra Jelaskan Maksudnya

Dasco tidak menampik bahwa akhir-akhir ini Presiden Joko Widodo kerap mengadakan rapat terbatas di lingkungan Istana

23 Juni 2021 06:00 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku belum mendengar kabar yang menyatakan ada gerakan Istana Kepresidenan untuk melancarkan wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Ia mengatakan bahwa gerakan Istana saat ini adalah melakukan berbagai upaya untuk menekan penyabaran Covid-19.

"Kemudian ada katanya kabar tadi barusan ditanyakan mengenai gerakan-gerakan Istana, saya belum pernah dengar, karena gerakan Istana yang ada saat ini adalah mereka sedang gencar ingin menekan laju Covid-19," kata Dasco seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (22/6/2021).

Dasco tidak menampik bahwa akhir-akhir ini Presiden Joko Widodo kerap mengadakan rapat terbatas di lingkungan Istana. Namun ia menegaskan bahwa rapat tersebut hanya membahas upaya untuk menekan laju Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.


Arief Poyuono Usul Jokowi 3 Periode Lantaran Covid, Pakar: Nggak Perlu Beralasan Pandemi!

"Presiden siang (dan) malam rapat terbatas, itu untuk menekan laju Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, tidak ada kemudian Presiden gencar-gencar omong soal bagaimana tiga periode," ucapnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih berpedoman kepada UUD 1945 yang menyatakan masa jabatan presiden maksimal dua periode.

"Kita sudah sampaikan bahwa sampai saat ini kita masih berpatokan dengan UUD 1945 kita bahwa presiden itu menjabat hanya maksimal dua periode, sehingga wacana-wacana yang ada itu tentunya harus melalui beberapa tahapan-tahapan, terutama amandemen UUD 1945 kalau memang diperlukan," pungkasnya.

 

Tolak Presiden 3 Periode, Demokrat: SBY Aja Mampu Menghindarkan Diri dari Jebakan Kekuasaan Itu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati