logo


Arief Poyuono Usul Jokowi 3 Periode Lantaran Covid, Pakar: Nggak Perlu Beralasan Pandemi!

Hendri menyebut bahwa perpanjangan masa jabatan presiden adalah bentuk kemunduran demokrasi

23 Juni 2021 05:00 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku mengusulkan agar Presiden Joko Widodo memperpanjang masa jabatannya menjadi tiga periode. Ia beralasan di saat masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin seperti Jokowi yang dinilainya mampu mengatasi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan bahwa alasan apapun termasuk pandemi tidak bisa mengubah masa jabatan presiden. Ia pun meminta agar isu presiden tiga periode tidak lagi dibahas.

"Sebaiknya perpanjangan jabatan masa presiden, kemudian penambahan periode, itu tidak perlu lagi dibahaslah. Kita ikut saja apa kata Pak Jokowi, tegak lurus dengan institusi dan tegak lurus dengan peraturan yang ada. Jadi kita nggak perlu lagi merevisi, apalagi dengan alasan pandemi mau diperpanjang masa jabatan presiden, saya rasa nggak perlu," kata Hendri  kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).


Prabowo Unggah Foto Lamanya dengan Jokowi, Gerindra: Keakraban Itu Serius Terjalin

Hendri menyebut bahwa perpanjangan masa jabatan presiden adalah bentuk kemunduran demokrasi. Ia juga mengingatkan bahwa Jokowi sudah mengatakan menolak masa jabatan tiga periode.

"Sesungguhnya yang memiliki ide itu bukan sedang menyelamatkan negara, justru sedang mendorong negara ini ke dalam sebuah kemunduran demokrasi dan jurang kehidupan yang tidak lebih baik dari saat ini," ucapnya.

"Karena dua alasannya. Pertama Indonesia tidak pernah kekurangan pemimpin, kemudian kedua Pak Jokowi sudah membangun Indonesia dengan baik sekali dan kita harus memberikan kesempatan kepada Pak Jokowi menyelesaikan pembangunan yang dia pimpin dengan baik dan bisa dicatat dalam sejarah dengan baik pula," pungkasnya.

Penyekatan Jembatan Suramadu Ditolak Warga, LaNyalla: Harus Ada Kebijakan Baru

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati