logo


AS, Uni Eropa, Inggris dan Kanada Kompak Jatuhkan Sanksi Baru buat Rezim Lukashenko

Aliansi negara barat tersebut sepakat menjatuhkan sanksi baru terhadap beberapa lembaga dan pejabat pemerintahan Alexander Lukashenko di Belarus

22 Juni 2021 19:30 WIB

Presiden Belarus Alexander Lukashenko
Presiden Belarus Alexander Lukashenko Tass

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada dan Inggris sepakat untuk menjatuhkan beberapa sanksi tambahan terhadap sejumlah entitas dan pejabat pemerintah Belarus. Mereka juga mendesak rezim Alexander Lukashenko untuk menghentikan tindak kekerasan dan penindasannya terhadap warga sipil Belarus.

Aliansi negara barat tersebut mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dalam upaya investigasi insiden pendaratan darurat pesawat maskapai Ryanair untuk menangkap seorang jurnalis yang menjadi tokoh oposisi Lukashenko, Roman Protasevich.

"Kami bersatu di dalam keprihatinan kami yang mendalam terkait berlanjutnya serangan yang dilakukan oleh rezim Lukashenko terhadap hak asasi manusia, kebebasan fundamental, dan hukum internasional," demikian pernyataan tertulis keempat pemerintahan tersebut, dikutip Al Jazeera.


Pakistan Minta AS Cari Solusi buat Konflik Taliban-Afghanistan

“Kami berkomitmen untuk mendukung aspirasi demokrasi rakyat Belarusia yang telah lama ditekan dan kami berdiri bersama untuk menekan rezim (Lukashenko) karena secara terang-terangan telah mengabaikan komitmen internasional,” kata mereka.

Tindakan terkoordinasi tersebut mencerminkan meningkatnya rasa frustrasi negara-negara Barat terhadap situasi yang terjadi di Belarus, yang kini sudah terjatuh ke dalam krisis politik usai warga sipil memprotes kemenangan Presiden Alexander Lukashenko dalam pemilu tahun 2020 lalu.

Pilihan bagi Warga Filipina: Disuntik Vaksin Covid-19 atau Masuk Penjara

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia