logo


HRS Dituntut 6 Tahun Bui, Novel PA 212 Duga Pesanan Para Pemodal

HRS dibungkam agar wacana Joko Widodo menjadi presiden tiga periode bisa direalisasikan.

22 Juni 2021 17:49 WIB

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim
Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menduga tuntutan 6 tahun bui Habib Rizieq Shihab (HRS) atas kasus RS Ummi Bogor merupakan pesanan para pemodal. Menurutnya, HRS dibungkam agar wacana Joko Widodo menjadi presiden tiga periode bisa direalisasikan.

“Diduga kuat tuntutan (6 tahun HRS) pesanan para pemodal yang mengangkangi bangsa ini untuk membungkam ulama yang istiqomah. Sehingga menjadi korban untuk dibungkam minimal sampai tahun 2024 setelah Pilpres selesai,” ujar Novel, seperti dilansir dari Pojoksatu.id, Selasa (22/6).

Novel menyatakan pihaknya tak ingin membicarakan lebih jauh soal rencana presiden tiga periode. Sebab, kata Novel, pihaknya saat ini tengah fokus mengawal kasus kriminalisasi yang dialami HRS.


Novel PA 212 Tak Mampu Bendung Massa Pecinta Rizieq, Ferdinand: Mereka Ini Harus Dihentikan!

“Untuk bicara Pilpres sampai saat ini PA 212 belum ada pembahasan ke arah itu karna kami sangat fokus terhadap kasus kriminalisasi IB HRS,” jelasnya.

Diketahui, isu Presiden Jokowi tiga periode kembali diperbincangkan belakangan ini. Hal itu terjadi usai sekelompok relawan menyatakan bakal mendukung Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024.

Raih Kepercayaan Rakyat, Politisi Demokrat Ini Sarankan Pemerintah Bebaskan HRS

Halaman: 
Penulis : Iskandar