logo


Soal Wacana Presiden 3 Periode, Gerindra: Saya Belum Pernah Dengar

Dasco mengatakan bahwa jabatan presiden masih berpatokan dengan UUD 1945 yakni maksimal dua periode.

22 Juni 2021 17:30 WIB

Ketua Harian DPP Gerindra,Sufmi Dasco Ahmad
Ketua Harian DPP Gerindra,Sufmi Dasco Ahmad Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa jabatan presiden masih berpatokan dengan UUD 1945 yakni maksimal dua periode.

"Yang pertama soal wacana 3 periode. Kita sudah sampaikan bahwa sampai saat ini kita masih berpatokan dengan UUD kita, bahwa presiden itu menjabat hanya maksimal 2 periode," kata Dasco kepada wartawan di kompleks parlemen, Selasa (22/6).

Dasco mengatakan bahwa perpanjangan masa jabatan presiden bisa dilakukan dengan mengamendemen UUD.


Pakar Minta Pemerintah Radikal Tangani Covid, DPR: Perlu Dikaji Dulu

"Sehingga wacana-wacana yang ada itu tentunya harus melalui beberapa tahapan-tahapan, terutama amendemen UU kalau memang diperlukan," sebutnya.

Dasco mengaku belum mendengar soal kabar orang-orang IStana menggodok skenario perpanjangan masa jabatan presiden lebih dari 5 tahun.

"Nah sementara pada saat ini yang perlu adalah menekan laju Covid, bukan amandemen UUD. Bahwa kemudian ada katanya kabar, tadi, barusan ditanyakan mengenai gerak-gerakan Istana, saya belum pernah dengar, karena gerakan Istana yang ada saat ini adalah mereka sedang gencar ingin menekan laju Covid," katanya.

Dasco mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo gencar melakukan rapat terbatas untuknmengurangi penyebaran Covid.

"Presiden siang malam ratas itu untuk menekan laju Covid dan pemulihan ekonomi nasional. Tidak ada kemudian presiden gencar-gencar ngomong soal bagaimana 3 periode," kata Wakil Ketua DPR RI ini.

Setuju Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Covid, Teddy Gusnaidi: Gak Haram kok

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata