logo


Soal Wacana Presiden 3 Periode, Ferdinand: Aspirasi Rakyat Tidak Bisa Disebut Menentang Konstitusi

Ferdinand tak sepakat jika dorongan presiden tiga periode disebut tindakan inkonstitusional.

22 Juni 2021 10:12 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) keliru dalam mengartikan dorongan presiden tiga periode sebagai tindakan inkonstitusional.

Menurutnya, rakyat berhak menyampaikan aspirasi yang dijamin konstitusi, termasuk mengusulkan masa jabatan presiden tiga periode.

“Pemahaman @hnurwahid ini jelas salah, demikian juga kaum sekelompoknya. Namanya aspirasi rakyat tidak bisa disebut menentang konstitusi,” ujarnya di akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Selasa (22/6).


Soal Presiden 3 Periode, HNW: Kelompok yang Hanya Mencari Muka

Ferdinand menyebut sosok di balik wacana tiga periode presiden sangat mempengaruhi kekuatan isu tersebut.

“Tinggal dilihat seberapa besar konstituen aspirasi ini. Kalau kecil, pasti akan mati sendirinya sebagai isu belaka,” jelasnya.

Sebelumnya, politisi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, pihak yang ngotot dengan wacana jabatan presiden tiga periode merupakan tindakan inkonstitusional.

HNW menjelaskan bahwa Pasal 7 UUD NRI 1945 masih berlaku saat ini. Dalam pasal tersebut, masa jabatan presiden dan wakil presiden adalah lima tahun, dan hanya boleh dipilih kembali untuk jabatan yang sama untuk satu kali masa jabatan.

“Artinya, masa jabatan Presiden hanya dua periode saja. Jadi, kalau ada yang ngotot mencalonkan kembali seseorang seperti Presiden Joko Widodo yang sudah menjabat dua periode, itu tidak sesuai dengan konstitusi yang berlaku. Karenanya, manuver seperi itu bisa dinilai inkonstitusional,” terang HNW melalui siaran pers di Jakarta, Senin (21/6).

Beri Ucapan Ulang Tahun ke Jokowi, Politikus Demokrat: Jangan Pernah Berniat Menambah Waktu Berkuasa

Halaman: 
Penulis : Iskandar