logo


Minta Lockdown Akhir Pekan, PAN: PPKM Sudah Tamat Tapi Belum Hasilkan Perubahan

Saleh sebut kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta warganya di rumah selama akhir pekan sama halnya dengan lockdown akhir pekan.

22 Juni 2021 08:54 WIB

Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay
Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Daulay meminta agar pemerintah menerapkan kebijakan lockdown akhir pekan. Menurutnya, kebijakan pembatasan pergerakan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro sudah tidak lagi efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

"PPKM yang sudah dilaksanakan berjilid-jilid itu, kalau ibarat buku sudah tamat itu sebetulnya. Tapi belum menghasilkan sesuai yang signifikan terhadap perubahan keterpaparan," kata Saleh kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

"Mungkin pemerintah harus mencari alternatif lain selain PPKM. Salah satu alternatif yang dulu pernah saya umumkan, sudah pernah saya minta itu adalah lockdown akhir pekan," sambungnya.


Megawati: Saya Dilockdown oleh Anak-anak, Tidak Boleh Kemana-mana Selama 1,5 Tahun

Saleh lantas menyinggung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta warganya di rumah selama akhir pekan. Menurutnya, kebijakan tersebut sama halnya dengan lockdown akhir pekan.

"Lockdown akhir pekan itu kan tempo hari dianggap pilihan yang kurang baik, padahal belum pernah dicoba. Hari ini Anies Baswedan saja di Jakarta sudah mengatakan kalau akhir pekan kalau bisa kita di rumah saja, itu sama aja sebetulnya meminta kita lockdown akhir pekan," bebernya.

Meski demikian, ia menyarankan agar kebijikan lockdown akhir pekan disesuaikan dengan peta persebaran Covid-19. Ia menyebut lockdown akhir pekan cocok diterapkan di daerah berzonasi merah atau orange.

Pandemi Ubah Paradigma Masyarakat, Menko PMK Sebut Kesadaran Jaga Kesehatan dan Kedisiplinan Meningkat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati