logo


Terganggu dengan Tudingan Pelecehan Seksual, Rian D'Masiv Polisikan Akun Denny Sakrie

Rian D'Masiv dituding ngajak ngamar anak Denny Sakrie

22 Juni 2021 07:30 WIB

Rian D\'Masiv
Rian D'Masiv ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rian Ekky Pradipta alias Rian D'Masiv mengaku terganggu dengan tudingan pelecehan seksual terhadap anak perempuan mendiang Denny Sakrie. Ia pun melaporkan akun Twitter @dennysakrie ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik.

"Langkah saya datang ke sini karena kehidupan saya dilindungi Undang-Undang. Tuduhan itu sudah merugikan keluarga saya," kata Rian di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (21/6/2021).

Vokalis band D'Masiv itu mengaku ada kesalahpahaman terkat dirinya dengan anak mendiang Denny Sakrie. Oleh karena itu ia meminta agar kasus tersebut tidak diperpanjang.


Cekcok Terus Menerus Jadi Alasan Lulu Tobing Mantap Gugat Cerai Bani Mulia

"Sebetulnya kemarin itu dari pihak yang menuduh saya, mereka sudah mengajak saya untuk bertemu mediasi. Karena memang awalnya saya sempat telepon juga bahwa saya sudah kenal lama dengan keluarga mereka," kata Rian D'Masiv saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (21/6/2021).

"Jadi harusnya ini bukan hal yang harus diperpanjang, karena ini salah paham. Dan saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan," tegasnya.

Namun ia mengaku sangat terganggu dengan tudingan pelecehan seksual yang disebarkan melaui media sosial Twitter. Pasalnya, semua orang bisa melihat tudingan yang tidak benar tersebut hingga akhirnya ia mengadukan ke polisi.

Sebelumnya, akun @dennysakrie membagikan cuitan yang menyebut Rian D'Masiv mengajak ngamar anak perempuannya. Rian disebut melakukan tindakan tidak terpuji kepada sang anak.

"Sebuah cerita. @RianEkkyP menggoda anak saya. Disuruh datang ke kamar hotelnya di Bali. Telepon pakai media inbox jam 3 pagi. Mau diselesaikan hari ini dan Rian udah menyanggupi malah ga datang. Chicken?" tulis akun @dennysakrie.

Terungkap Awal Perkenalan Rezky Aditya dengan Wanita Inisial W yang Kini Minta Pengakuan Anak

Halaman: