logo


Perkuat Ketahanan Sumber Daya Air, 4 Bendungan Baru akan Dibangun Pada Tahun 2022

Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) akan melanjutkan pembangunan 34 bendungan, dan 4 bendungan baru serta revitalisasi 3 danau prioritas di tahun 2022 mendatang

21 Juni 2021 20:33 WIB

Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) menargetkan untuk melanjutkan pembangunan 34 bendungan, dan 4 bendungan baru serta revitalisasi 3 danau prioritas di tahun 2022 mendatang
Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) menargetkan untuk melanjutkan pembangunan 34 bendungan, dan 4 bendungan baru serta revitalisasi 3 danau prioritas di tahun 2022 mendatang pupr

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur ketahanan SDA terutama bendungan pada tahun 2022. Pada tahun 2022, Ditjen SDA berencana untuk membangun 4 bangunan baru di 3 provinsi.

"Untuk pembangunan bendungan baru adalah Bendungan Kedung Langgar dan Cabean di Jawa Tengah, Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan serta Bendungan Kolhua di Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) SDA Jarot Widyoko beberapa waktu lalu.

Kementerian PUPR mengatakan bahwa Ditjen SDA mendapatkan total alokasi pagu indikatif tahun 2022 sebesar Rp 41,04 triliun, terdiri dari Rp 38,58 untuk ketahanan SDA dan Rp 2,45 triliun untuk dukungan manajemen. Sebesar Rp 11,35 triliun akan dialokasikan untuk melanjutkan 34 bendungan, pembangunan 4 bendungan baru, dan revitalisasi 3 danau prioritas.


Buka Kesempatan Kerja, Program Padat Karya Bidang Permukiman Sudah Serap 119.018 Tenaga Kerja

"Rencana program prioritas Ditjen SDA tahun 2022 yang lainnya diantaranya pada sektor irigasi dan rawa yaitu pembangunan jaringan irigasi seluas 5.000 hektar dan rehabilitasi jaringa irigasi seluas 100 ribu hektar dengan alokasi anggaran sebesar Rp 5,50 triliun. Ditjen SDA juga mengalokasikan Rp 2,03 triliun untuk penyediaan air baku melalui peningkatan kapasitas air baku sebesar 1,5 m3/detik, pembuatan akuifer buatan simpanan air hujan (ABSAH) di 550 lokasi dengan pola padat karya, pembangunan 8 embung pada daerah sulit air, dan pemanfaatan bendungan yang sudah selesai dibangun," demikian pernyataan tertulis Kementerian PUPR dalam siaran pers yang diterima oleh redaksi Jitunews.com pada Senin (21/6), .

Kemudian rencana program pengendalian daya rusak dengan alokasi dana Rp7,32 triliun melalui pengendalian banjir sepanjang 60 km dan pengamanan pantai sepanjang 40 km, serta pembangunan 2 check dam pada wilayah sungai (WS) prioritas. Adapun rencana-rencana program kegiatan Ditjen SDA lainnya pada tahun 2022 meliputi operasi dan pemeliharaan dengan rencana alokasi anggaran sebesar Rp8,63 triliun, pengadaan lahan sebesar Rp 3,09 triliun, pengendalian Lumpur Sidoarjo sebesar Rp 270 miliar, serta dukungan manajemen sebesar Rp 2,84 triliun.

Ditjen SDA juga mengalokasikan anggaran sebesar RP 4,85 triliun untuk progam padat karya bidang sumber daya air. Program padat karya bidang sumber daya air tahun 2022 meliputi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), akuifer buatan simpanan air hujan (ABSAH), serta operasi dan pemeliharaan (OP) infrastruktur SDA.

Rampung Februari 2021, PLBN Terpadu Serasan di Perbatasan Indonesia-Singapura Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia