logo


AS Bilang China Bakal Terkucilkan, Begini Reaksi Beijing

Juru bicara Kemenlu China menegaskan bahwa sikap pemerintah China sudah terbuka dan sangat transparan terkait pelaporan kasus infeksi Covid-19

21 Juni 2021 20:01 WIB

Juru Bicara Pemerintah China, Zhao Lijian
Juru Bicara Pemerintah China, Zhao Lijian SCMP

BEIJING, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian, pada Senin (21/6) mengecam keras pernyataan yang dilontarkan oleh penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan yang menyebut jika China bisa dikucilkan dari pergaulan internasional jika tidak bersedia bekerja sama dalam upaya penyelidikan asal usul Covid-19. Zhao menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk intimidasi AS terhadap China.

"Pernyataan yang relevan dari pihak AS adalah pemerasan dan ancaman belaka. China menyatakan ketidakpuasan yang kuat dengan (pernyataan)nya dan dengan tegas menentang hal itu, kami tidak akan pernah menerima hal ini," kata Zhao dalam konferensi pers, dikutip Sputniknews.

Zhao menegaskan bahwa selama ini sikap pemerintah China sudah terbuka dan sangat transparan terkait pelaporan kasus infeksi Covid-19. Pemerintah China, lanjutnya, secara sukarela telah membagikan semua informasi dan upaya pencegahan serta pengendalian penyebaran virus Corona Covid-19 dengan negara lain.


Hadiri Konferensi Keamanan Internasional, Pimpinan Junta Militer Myanmar Terbang ke Moskow

Selain itu, pemerintah China juga mengijinkan tim peneliti WHO untuk melakukan penyelidikan terkait asal usul Covid-19 di Wuhan pada awal tahun ini, dimana para peneliti tersebut meyakini jika sangat tidak mungkin jika virus Covid-19 menyebar karena adanya kebocoran pada fasilitas laboratorium di Wuhan.

"Pernyataan bahwa China berkata 'tidak' untuk penyelidikan asal-usul virus corona sama sekali tidak berdasar, pernyataan bahwa China akan terisolir dari komunitas internasional bahkan merupakan intimidasi yang lebih disengaja," kata juru bicara itu.

Ia menambahkan bahwa pencarian asal-usul Covid-19 adalah masalah ilmu pengetahuan yang tidak boleh dipolitisasi secara sepihak.

Utusan AS untuk Korut Berharap Kim Jong-un Bersedia Dialog dengan Washington soal Denuklirisasi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia