logo


China Harus Kerja Sama dalam Penyelidikan Covid-19 atau Terancam Dikucilkan

Penasihat keamanan nasional AS meminta pemerintah China untuk tidak menutupi fakta dan data teino

21 Juni 2021 16:39 WIB

Institut virologi Wuhan yang dituding menyebarkan virus Covid-19
Institut virologi Wuhan yang dituding menyebarkan virus Covid-19 istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, mengatakan bahwa Beijing akan dikucilkan dari pergaulan internasional jika tidak bersedia untuk bekerja sama dalam upaya penyelidikan asal-usul virus Covid-19. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Minggu (20/6).

"Ini adalah kerja keras diplomatik - mengumpulkan negara-negara di dunia, memaksakan tekanan politik dan diplomatik pada China, yang merupakan bagian inti dari upaya yang kami lakukan untuk akhirnya menghadapi China dengan pilihan yang tegas: Apakah mereka akan mengizinkan (penyelidikan), dengan cara yang bertanggung jawab. Caranya, penyelidik melakukan pekerjaan nyata untuk mencari tahu dari mana asalnya, atau mereka akan menghadapi isolasi di komunitas internasional," katanya.

Meski menuding pemerintah China selama ini telah berupaya menyembunyikan fakta, namun Sullivan tidak dapat menjelaskan secara rinci bagaimana cara Beijing merahasiakan data atau fakta terkait kemunculan wabah Covid-19 di akhir tahun 2019 lalu.


Lagi Diendorse Covid-19, Bintang Emon Banjir Dukungan

Sementara itu, pemerintah China sendiri diketahui sudah mempersilahkan tim peneliti WHO untuk melakukan penyelidikan terkait hal tersebut pada awal tahun 2021 ini di Wuhan. Usai penyelidikan tersebut selesai, tim peneliti WHO menyimpulkan bahwa sangat tidak mungkin jika virus Covid-19 berasal dari kebocoran laboratorium virus di Wuhan.

“Presiden berhak meminta analisis dari kami sendiri, upaya komunitas intelijen kami sendiri yang telah dia arahkan dan melalui pekerjaan lain yang akan kami lakukan dengan negara-negara sekutu dan mitra dalam mengungkap bagaimana virus ini muncul di dunia," katanya.

Seperti diketahui, pada bulan Mei lalu Presiden AS Joe Biden telah meminta intelijen AS untuk melakukan penyelidikan secara independen terkait asal-usul virus corona.

Sudah Punya Empat Vaksin Covid-19, Putin Bilang Rusia Masih Akan Bikin Vaksin Baru

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia