logo


Sudah Punya Empat Vaksin Covid-19, Putin Bilang Rusia Masih Akan Bikin Vaksin Baru

Presiden Rusia Vladimir Putin meminta para pakar kesehatan Rusia untuk mengembangkan obat-obatan, prosedur perawatan dan vaksin untuk melawan virus Covid-19.

21 Juni 2021 16:16 WIB

Vladimir Putin
Vladimir Putin istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (20/6) menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para petugas medis dan pakar kesehatan Rusia atas upaya mereka dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. Dalam pernyataan tertulisnya, Putin juga meminta agar para peneliti Rusia untuk menggenjot program vaksinasi Covid-19.

"Tujuan kita bersama adalah untuk memfokuskan semua upaya dan sumber daya untuk melindungi warga dari virus corona dan dampaknya. Pertama, sangat penting untuk meningkatkan tingkat vaksinasi. Kita memiliki semua yang kami butuhkan untuk melakukan ini. Rusia memiliki empat vaksin virus corona (buatan) sendiri, dan vaksin serta obat-obatan baru yang sedang dikembangkan," demikian pernyataan Putin, dikutip Sputniknews.

Putin menekankan bahwa para pekerja medis telah berjuang melawan wabah virus corona sepanjang waktu, merawat pasien COVID-19 di unit perawatan intensif dan zona merah rumah sakit, dan menyediakan layanan darurat ambulans.


Turki Ingin Jaga Keamanan Bandara Kabul, Rusia: Ini Pelanggaran

"Semua tautan rantai layanan kesehatan publik kami terus bekerja bersama, dengan cara yang terkoordinasi dengan baik. Masing-masing dari anda telah bertindak secara profesional dan andal," kata Putin.

Dia menambahkan bahwa pekerja medis Rusia akan terus mendapatkan kompensasi khusus untuk pekerjaan mereka di tengah pandemi virus corona.

"Selama pandemi, kami fokus untuk mendukung dokter, perawat, dan tim ambulans yang menangani langsung pasien virus corona. Secara keseluruhan, hampir 1,2 juta pekerja medis menerima pembayaran khusus. Lebih dari 350 miliar rubel [$4,8 miliar] telah disisihkan untuk ini. Dan saya ingin memperjelas hari ini: pembayaran ini akan berlanjut di masa depan," tegasnya.

AS Pertimbangkan Pertemuan Joe Biden-Xi Jinping

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia