logo


Ramai Pertanyaan Pilih Alquran atau Pancasila, Feri: Novel Sudah Pasti Bukan Teroris

BKN mengatakan bahwa pertanyaan pilih Alquran atau Pancasila ditujukan kepada seseorang yang berkategori berat dan biasa untuk merekrut teroris.

21 Juni 2021 09:37 WIB

Feri Amsari
Feri Amsari Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan bahwa pertanyaan pilih Alquran atau Pancasila ditujukan kepada seseorang yang berkategori berat dan biasa untuk merekrut teroris.

Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan bahwa Novel Baswedan bukan teroris.

"Novel sudah pasti bukan teroris. Kalau teroris sudah ditangkap dengan UU terorisme. Faktanya tidak. Novel itu dituduh teroris oleh para koruptor agar orang lupa bahwa koruptor itulah yang teroris," kata Feri kepada wartawan, Minggu (20/6).


Blak-blakan soal Polemik TWK, Firli Bahuri: Kami Tidak Pernah Bawa Rasa Dendam

Menurutnya, pernyataan BKN hanyalah kamuflase agar pemberhentian Novel dkk dianggap benar.

"Itulah anehnya, bagi saya cap itu hanyalah kamuflase pembenaran agar pemberhentian mereka mendapatkan alasan," ujar Feri.

Sebelumnya, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana menjelaskan alasan pertanyaan pilih Alquran atau Pancasila di TWK pegawai KPK.

"Ini sebetulnya pertanyaan berat. Kalau ada seseorang yang ditanya asesor pilih Alquran atau Pancasila, maka dia termasuk kategori berat," kata Bima.

Sebut Soal Pancasila atau Al-Quran Pertanyaan Berat, BKN: Kami Ingin Lihat Responnya, Bukan Jawabannya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata