logo


Tanggapi Busyro Muqoddas, PPP: Ungkapan Komisaris untuk Jongos Itu Terlalu Kasar

Busyro Muqoddas menuding Pemerintahan Presiden Joko Widodo melumpuhkan KPK dan bagi-bagi komisaris BUMN untuk jongos rezim.

20 Juni 2021 15:45 WIB

Achmad Baidowi
Achmad Baidowi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, menuding Pemerintahan Presiden Joko Widodo melumpuhkan KPK dan bagi-bagi komisaris BUMN untuk jongos rezim.

Wasekjen PPP, Achmad Baidowi atau yang akrab disapa Awiek menyebut tidak ada upaya pelumpuhan KPK.

"KPK lumpuh? Kami tidak melihat itu karena nyatanya KPK masih bertaji untuk mengungkap kasus-kasus besar," kata Awiek, Minggu (20/6).


Relawan Dorong Jokowi 3 Periode, Pengamat: Menjerumuskan

Awiek mengatakan bahwa masa depan KPK bukan ada pada orang per orang. Menurutnya, pergantian pegawai adalah hal yang lumrah.

"Masa depan KPK bukan ada pada orang per orang tapi pada sistem. Soal ada pergantian di pegawai itu biasa saja apalagi atas perintah UU bukan perintah seseorang," tuturnya.

Awiek menilai ucapan komisaris untuk jongos terlalu kasar. Awiek mengatakan bahwa jabatan komisaris diberikan kepada orang dengan kualifikasi tertentu.

BKN Jelaskan Soal Pilihan Pancasila atau Alquran, Apa Kata Novel Baswedan?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata