logo


Pelemahan KPK Disebut Kisah Sukses Kerja Sama Jokowi dan DPR, Busyro Berikan Bukti Ini

Ia menyebut  tidak ada satu partai politik manapun yang menunjukkan sensitivitasnya terhadap 75 pegawai KPK yang dipecat.

19 Juni 2021 15:34 WIB

Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas.
Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas. muhammadiyah.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum, Busyro Muqoddas menilai bahwa pelemahan KPK adalah kisah sukses kerja sama Presiden Joko Widodo dengan DPR RI. Ia menyebut pelemahan KPK sudah terlihat sejak disahkannya revisi Undang-undang KPK.

"Itu melumpuhkan KPK dengan sempurna. Ini bisa dikatakan sebagai succes story dari Pak Jokowi," kata Busryo dalam diskusi virtual Agenda Penguatan KPK yang diselenggarakan oleh Fisipol UMY, Sabtu (19/6/2021).

Busyro mengatakan bahwa pelemahan terhadap lembaga antirasuah itu semakin terlihat jelas dengan adanya polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) yang menyebabkan 75 pegawai KPK dinonaktifkan.


Tak Kenal Jokpro 2024, Joman: Persoalan Tiga Periode Mau Dukung atau Jebloskan Jokowi?

Ia lantas memaparkan bukti apabila pelemahan KPK merupakan kisah sukses dalam pemerintahan Jokowi. Ia menyebut  tidak ada satu partai politik manapun yang menunjukkan sensitivitasnya terhadap 75 pegawai KPK yang dipecat.

"Sampai sekarang mana ada parpol yang menunjukkan sensitivitas mereka terhadap 75 pegawa KPK ini," ujarnya.

Lebi lanjut, Busyro menilai banyak pihak yang takut dengan independensi KPK. Pihak-pihak tersebut merasa sulit mengeksploitasi ekonomi demi kepentingan pribadi karena keberadaan KPK. Oleh karena itu, bagi mereka pelemahan KPK adalah jalan terbaik.

"Jadi, KPK-nya harus dilumpuhkan. Harus dilemahkan," ucapnya.

Sindir Jokowi yang Beri Jabatan Komisaris ke Pendukungnya, Muhammadiyah: Itu Hanya Mainan-mainan Saja

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati