logo


Sindir Jokowi yang Beri Jabatan Komisaris ke Pendukungnya, Muhammadiyah: Itu Hanya Mainan-mainan Saja

Busyro bahkan menyebut orang-orang yang mengisi jabatan komisaris tidak memiliki kapasitas di bidangnya.

19 Juni 2021 14:33 WIB

Busyro Muqoddas.
Busyro Muqoddas. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, Busyro Muqoddas menyindir Presiden Joko Widodo yang banyak memberikan jabatan komisaris kepada para pendukungnya di Pilpres 204 dan 2019 lalu. Ia menyebut pendukung Jokowi tersebut telah melanggar prinsip pekerjaan.

"Jabatan-jabatan yang terkait dengan fasilitas kenegaraan yang melanggar prinsip the right man on the right job. Ya komisaris-komisaris dan sejenisnya itu," kata Busyro dalam diskusi virtual Agenda Mendesak Penguatan KPK yang diselenggarakan Fisipol UMY, Sabtu (19/6/2021).

Busyro bahkan menyebut orang-orang yang mengisi jabatan komisaris tersebut tidak memiliki kapasitas di bidangnya.


Relawan Bentuk Seknas Demi Jokowi-Prabowo 2024, Gerindra: Kami Tak Bisa Intervensi, Tapi...

"Itu hanya mainan-mainan saja bagi mereka yang diharapkan akan mendukung pada 2024 mendatang dan bagi mereka yang kemarin jongos-jongos politik periode pemilu lalu," ujarnya.

Ia lantas menyinggung penunjukkan komisaris terbaru yakni personel band Slank Abdi Negara sebagai komisaris PT Telkom. Ia menyebut Abdi Slank tidak mempunyai track record dalam bidang tersebut.

 

Tak Kenal Jokpro 2024, Joman: Persoalan Tiga Periode Mau Dukung atau Jebloskan Jokowi?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati