logo


Meski Berbahaya, Joe Bien Optimis Varian Covid-19 Delta Tak Bisa Bikin AS Lockdown Lagi

Presiden AS Joe Biden mengaku optimis jika vaksin Covid-19 yang ada cukup efektif dalam mencegah infeksi yang disebabkan oleh varian Covid-19 Delta

19 Juni 2021 08:57 WIB

Presiden AS Joe Biden
Presiden AS Joe Biden istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden AS Joe Biden pada Jumat (18/6) memperingatkan bahwa orang-orang yang belum mendapat suntikan vaksin berada dalam bahaya yang semakin besar karena penyebaran varian Covid-19 Delta. Meski berbahaya, tetapi Biden optimis jika mutasi penyakit tidak akan membuat Amerika Serikat kembali memberlakukan kebijakan lockdown.

“Varian baru akan membuat orang yang tidak divaksinasi bahkan lebih rentan. Ini menjadi perhatian serius. Apalagi karena apa yang disebut para ahli sebagai varian Delta...yang lebih mudah menular, berpotensi lebih mematikan dan sangat berbahaya bagi anak muda,” kata Biden di Gedung Putih, dikutip Sputniknews.

Awal bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah memasukkan varian Delta dalam daftar varian yang harus diwaspadai, mengingat mutasi yang dialami oleh virus ini telah menyebabkan lonjakan infeksi yang tajam di beberapa negara, terutama India, lokasi strain virus itu pertama kali diidentifikasi.


Cegah Varian Covid-19 Delta, Italia Berlakukan Aturan Karantina Khusus bagi Turis Asal Inggris

Biden mengatakan bahwa vaksin yang sudah ada sejauh ini dapat memberi perlindungan yang cukup bagi individu yang sudah menerima suntikan dosis kedua. Saat ditanya oleh wartawan mengenai potensi diberlakukannya lockdown lagi, Joe Biden mengatakan: "Saya pikir tidak (perlu), karena banyaknya orang yang sudah divaksinasi."

“Tetapi varian Delta dapat menyebabkan lebih banyak orang meninggal di daerah yang belum divaksinasi. Di mana orang mendapat dua suntikan, varian Delta kemungkinan tidak menghasilkan apa-apa... Vaksin yang ada sangat efektif."

Dia mengumumkan bahwa AS telah memberikan lebih dari 300 juta dosis vaksin virus corona selama 150 hari terakhir, dengan 15 negara bagian, termasuk wilayah Ibukota, telah mencapai tingkat vaksinasi hingga 70 persen.

WHO Sebut Varian Covid-19 Delta Sudah Menyebar ke 80 Negara dan Terus Bermutasi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia