logo


Setuju Ahok Hapus Fasilitas Kartu Kredit, PDIP: Mestinya Diikuti Menteri BUMN

Apa yang dilakukan Ahok di Pertamina mestinya jadi rujukan Menteri BUMN

18 Juni 2021 19:45 WIB

Gubernur DKI Jakarta Ahok duduk santai dl lobi gedung KPK saat menunggu panggilan penyidik KPK, Selasa (12/4).
Gubernur DKI Jakarta Ahok duduk santai dl lobi gedung KPK saat menunggu panggilan penyidik KPK, Selasa (12/4). JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kebijakan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk menghapus fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi disambut baik Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto.

Menurutnya kebijakan tersebut alangkah baiknya dijadikan rujukan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menghapus fasilitas kartu kredit di seluruh BUMN.

Hal ini disebutnya sebagai upaya melakukan pengetatana anggaran dan efesiensi.


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

"Apa yang dilakukan Ahok di Pertamina mestinya jadi rujukan Menteri BUMN agar menerapkan hal serupa ke seluruh BUMN. Efisiensi anggaran harus dilakukan ditengah kondisi ekonomi seperti saat ini," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/6/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyarankan agar Menteri BUMN melakukan inventarisir pengeluaran anggaran melalui fasilitas kartu kredit di seluruh BUMN.

"Berapa angka pengeluaran negara dari fasilitas kartu kredit yang diberikan ke direksi dan komisaris seluruh BUMN ini harus dibuka oleh menteri BUMN. Saya kira angkanya pasti besar itu," ujar Politikus PDIP itu.

Menurutnya, skema pemberian fasilitas kartu kredit ke direksi dan komisaris BUMN harus diubah.

"Skemanya harus diubah agar transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Jangan lagi pakai fasilitas kartu kredit karena rentan disalahgunakan,” kata dia.

“Ketimbang pakai kartu kredit, anggaran itu sebaiknya dialihkan ke hal yang produktif seperti pengembangan BUMN itu sendiri. Jangan-jangan BUMN banyak yang rugi karena adanya anggaran yang mubazir dan tak terpantau semacam anggaran untuk fasilitas kartu kredit itu," pungkasnya.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar