logo


Rizieq Shihab: Sebutan Imam Besar Datang dari Umat Islam yang Lugu dan Polos

Rizieq mengaku tak pernah mendeklarasikan diri sebagai ‘Imam Besar’.

18 Juni 2021 06:00 WIB

Habib Rizieq Shihab.
Habib Rizieq Shihab. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Habib Rizieq Shihab kembali menjalani sidang terkait kasus swab test di RS Ummi Bogor, yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6).

Dalam kesempatan itu, Rizieq mengungkit kembali pernyataan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyebut 'imam besar isapan jempol'. Dia menyayangkan replik jaksa yang justru menyoroti hal sepele.

"Saya sesalkan replik JPU dibuka dengan masalah yang sepele tapi tidak sepele, sehingga seluruh replik diisi dan dipenuhi dengan gelora emosi dari persoalan," kata Rizieq.


Singgung BG dan Tito karena Memuji Sikapnya, Rizieq: JPU Picik dan Naif, Penuh Buruk Sangka

Rizieq lantas menceritakan awal mula gelar 'Imam Besar' disandangnya. Menurutnya, gelar itu disematkan oleh para pengikutnya.

Mantan pentolan FPI ini mengaku tak pernah mendeklarasikan diri sebagai ‘Imam Besar’. Dia merasa tak layak atas gelar tersebut.

“Sebutan Imam Besar untuk saya datang dari Umat Islam yang lugu dan polos serta tulus di berbagai daerah di Indonesia," tegasnya.

Rizieq Sebut Jutaan Pendukung Bisa Kepung Pengadilan, GP Ansor: Itu Psywar Saja

Halaman: 
Penulis : Iskandar