logo


Ahok Ngotot Hapus Fasilitas Kartu Kredit, Dahlan Iskan: Setuju, Gajinya Sudah Besar

Dahlan Iskan menilai fasilitas kartu kredit tidak terlalu dibutuhkan.

17 Juni 2021 20:07 WIB

Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.
Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengaku setuju dengan rencana Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tbk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang hendak menghapus fasilitas kartu kredit dari perusahaan untuk komisaris, direksi, dan jajarannya.

"Setuju sekali," kata Dahlan Iskan seperti dilansir detikcom, Kamis (17/6/2021).

Dahlan Iskan mengatakan bahwa gaji yang diterima komisaris, direksi dan jajarannya sudah besar. Oleh karena itu, ia menilai fasilitas kartu kredit tidak terlalu dibutuhkan.


Minta Ahok Tak Cuma Bahas Kartu Kredit, Eko Patrio: Atasi Saja Kebakaran Kilang yang Terus Berulang

"Karena gajinya sudah besar. Untuk mentrakir makanan saja pasti mampu. Setuju," ujarnya.

Ia pun lantas membeberkan pengalamannya saat menjabat sebagai Direktur Utama PLN. Ia mengaku tidak memegang fasilitas kartu kredit dari perusahaan, ia beralasan tidak membutuhkannya.

"Saya nggak punya kartu kredit nggak apa-apa dari perusahaan. Saya tidak minta, tidak diberi dan memang tidak perlu," ucapnya.

Stafsus Menteri BUMN Sudah Cek Tak Ada Limit Kartu Kredit Rp 30 M, Ahok: Jangan Percaya!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati