logo


Stafsus Menteri BUMN Sudah Cek Tak Ada Limit Kartu Kredit Rp 30 M, Ahok: Jangan Percaya!

Ahok menantang dewan direksi agar membeberkan fasilitas kartu kreditnya ke publik

17 Juni 2021 19:49 WIB

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok
Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Detikcom

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Staf Khusus (stafsus) Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengaku sudah mengecek langsung ke Pertamina terkait limit kartu kredit perusahaan yang diberikan kepada komisaris, direksi dan jajarannya. Ia pun menyebut tidak ada fasilitas kartu kredit yang limitnya mencapai Rp 30 miliar sebagaimana yang diungkapkan oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tbk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Berdasarkan laporan yang diterima, Arya menyebut fasilitas kartu kredit yang diberikan perusahan memiliki limit Rp 50-100 juta. Itupun, kata Arya, hanya bisa digunakan untuk kepentingan perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, Ahok meminta agar BUMN khususnya Arya Sinulingga agar tidak begitu saja percaya dengan laporan yang diterima.


Minta Ahok Tak Cuma Bahas Kartu Kredit, Eko Patrio: Atasi Saja Kebakaran Kilang yang Terus Berulang

"Pak Arya jangan percaya hanya Rp 100 juta plafon," kata Ahok seperti dilansir detikcom, Kamis (17/6/2021).

Ahok lantas menantang dewan direksi agar membeberkan fasilitas kartu kreditnya ke publik. Ia ingin direksi transparan dalam penggunaan kartu kredit.

"Minta buka aja semua pemakaian kartu kredit direksi se-Pertamina group ke publik? Berani nggak? Atau mau nggak? Biar tahu semua pakai kemana aja itu kartu kredit dan habis berapa," ujarnya.

Sebut Rocky Gerung Adu Domba Jokowi & Megawati, Ruhut Sitompul: Sudahlah, Kembali ke Jalan yang Benar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati