logo


Penyebutan Namanya di Korupsi Benur Cemarkan Nama Baik, Fahri Hamzah: Hentikan Sensasi!

Fahri Hamzah meminta agar jaksa KPK belajar investigasi yang benar

17 Juni 2021 15:00 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram @fahrihamzah

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah meminta KPK membuktikan bahwa dirinya terlibat kasus dugaan korupsi izin ekspor benih lobster (benur). Hal tersebut ia sampaikan lantaran namanya dua kali disebut-sebut dalam sidang kasus benur.

"Dear Jaksa @KPK RI, sebagai konsekuensi penyebutan nama saya di ruang sidang, mohon tuntaskan klarifikasinya," tulis Fahri Hamzah di akun Twitter pribadinya, Kamis (17/6/2021).

Fahri Hamzah meminta jaksa berhati-hati dalam menyebut nama seseorang dalam persidangan. Menurutnya, jaksa melakukan tindakan pencemaran nama baik dengan menyebut-nyebut nama orang tanpa ada di Berita acara Pemeriksaan (BAP).


Nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah Disebut di Kasus Ekspor Benur, KPK Akan Usut

"Mungkin banyak orang termasuk jaksa @KPK RI tidak peduli dengan nama baik, kehormatan dan harga diri yang dijaga bertahun-tahun sehingga menganggap remeh penyebutan nama orang secara tanpa kehati-hatian yang tinggi yang akhirnya merusak nama orang. Tidak boleh begitu," sambungnya.

Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua DPR RI itu meminta agar jaksa KPK belajar investigasi yang benar. Ia tidak ingin jaksa hanya membuat sensasi dengan menyebut nama orang yang tidak ada kaitannya dengan kasus yang tengah ditangani.

"Kalian harus belajar investigasi yang benar, bedakan hukum dan jurnalisme. Belajar dari @bkpri dan @BPKPgoid juga kepolisian dan kejaks. Mereka jago investigasi. Hentikan sensasi. Jangan layani kelompok yang ingin @KPKRI bikin heboh terus. Ini arah baru," lanjut Fahri.

Namanya Terseret Kasus Korupsi Benur, Fahri Hamzah Tak Takut: Saya Rela Jadi Tersangka, Jika...

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati