logo


Pakar Kesehatan China Minta Investigasi Asal-usul Covid-19 Dilakukan di AS

Institut Kesehatan Nasional AS pada pekan ini melaporkan bahwa ada tujuh warga negara AS yang sudah terinfeksi Covid-19 beberapa pekan sebelum pemerintah AS melaporkan kasus pertamanya.

17 Juni 2021 12:36 WIB

Virus Corona Covid-19
Virus Corona Covid-19 kompas.com

BEIJING, JITUNEWS.COM - Seorang pakar kesehatan China mengatakan bahwa penelitian terkait asal usul Covid-19 berikutnya harus dilakukan di wilayah Amerika Serikat, usai sebuah penelitian yang dirilis oleh Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) menunjukkan bahwa sedikitnya ada tujuh orang di lima negara bagian AS yang sudah terinfeksi virus Sars-Cov-2 beberapa pekan sebelum pemerintah AS melaporkan kasus pertama mereka.

Selama ini pemerintah China meyakini jika virus Covid-19 pertama kali masuk ke China dari impor makanan beku yang datang ke Wuhan, sementara sejumlah politisi luar negeri meminta agar digelar investigasi yang lebih lanjut terkait kemungkinan virus Covid-19 berasal dari fasilitas laboratorium di Wuhan.

Zeng Guang, kepala pakar penyakit menular China, mengatakan kepada media pemerintah China, The Global Times, bahwa perhatian dunia seharusnya dialihkan ke Amerika Serikat, yang sebelumnya sangat lambat dalam melakukan pemeriksaan dan pelacakan infeksi pada tahap awal pandemi. Terlebih, AS juga memiliki banyak fasilitas laboratorium biologi, yang perlu dicurigai.


Afrika Selatan Perketat Aturan Pembatasan Usai Kasus Infeksi Covid-19 Melonjak

"Semua senjata biologi yang dimiliki oleh negara (AS) sudah seharusnya menjadi subjek pemeriksaan (investigasi)," katanya, dikutip Reuters.

Sementara itu, menanggapi laporan penelitian NIH, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa "semakin jelas" saat ini bahwa Covid-19 berasal dari sejumlah tempat berbeda, sehingga semua negara harus bersedia bekerja sama dengan WHO dalam upaya mengungkap asal-usul Covid-19.

Seperti diketahui, isu terkait asal muasal pandemi Covid-19 telah menjadi salah satu faktor pemicu ketegangan hubungan bilateral AS-China, terlebih saat sejumlah tokoh politik AS meyakini jika penyebaran virus tersebut berasal dari adanya kebocoran di fasilitas laboratorium di Wuhan.

 

Jumlah Warga Sipil Myanmar yang Gabung dengan Pasukan Pemberontak Semakin Meningkat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia