logo


Zaman Fitnah, Hilmi Firdausi Sebut Jadi Ustaz Harus Sempurna Sekali

Sebab ada salah sedikit, haters langsung menggorengnya.

17 Juni 2021 09:20 WIB

UAS dan Hilmi Firdausi (kanan)
UAS dan Hilmi Firdausi (kanan) twitter.com/hilmi28

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pendakwah Hilmi Firdausi mengakui tak mudah menjalani hidup dengan label ‘ustaz’. Pasalnya, kekeliruan sekecil apapun bisa jadi bahan hujatan para pembenci alias haters.

Hal itu disampaikan Ustaz Hilmi melalui akun Twitter @hilmi28, pada Kamis (17/6). Dalam cuitannya, seorang ustaz harus menjalankan ajaran agama dengan sempurna agar terhindar dari fitnah.

“Jadi orang yang menjalankan syariat islam itu harus “sempurna”, karena salah sedikit..bukan hanya dirinya yang dihujat, tapi juga syariah Islamnya,” tulisnya.


Aa Gym Sebut Teh Ninih Turun Mesin 7 Kali, Ade Armando: Inikah Ulama?

Ustaz Hilmi juga tak memungkiri soal bahayanya haters di media sosial. Bahkan, dia menyebut masa ini sebagai zaman fitnah.

“Terlebih lagi jadi ustadz, itu harus “sempurna sekali”, termasuk kehidupan pribadinya, karena ada cacat sedikit, haters akan terus menggorengnya. Inilah zaman fitnah,” tandasnya.

Sebelumnya, Ustaz Hilmi Firdaus kerap menyinggung buzzer ketika berbicara soal kebijakan pemerintah. Salah satunya tentang rencana pemberlakukan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sembako.

“Ini rakyat sedang susah karena pandemi, jangan ditambah lagi dengan kenaikan harga sembako yang pasti akan membuat kalangan bawah makin susah,” cuit Hilmi di akun Twitternya beberapa waktu lalu.

“Semoga saja suara kami didengar. Saya sebenarnya pingin dengar suara Buzzer NKRI, apa pendapat kalian tentang masalah ini. Waktu & tempat dipersilakan,” sindirnya.

Soal Sembako Dikenai PPN, Ustaz Hilmi: Pengin Dengar Suara Buzzer NKRI

Halaman: 
Penulis : Iskandar