logo


JK Sebut Ekonomi Umat Islam Pincang, Musni Umar: Mewujudkan Keadilan Hampir Mustahil

Pelaksanaan demokrasi dikesampingkan oleh kepentingan penguasa politik dan ekonomi.

17 Juni 2021 06:45 WIB

Musni Umar
Musni Umar twitter.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Profesor Musni Umar menilai pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla terkait ekonomi umat Islam yang ‘pincang’ memang benar adanya.

“Pernyataan Pak JK merupakan fakta yang amat menyedihkan. Pak JK kemukakan kebenaran,” cuitnya di akun Twitter @musniumar, dikutip Kamis (17/6).

Menurutnya, menegakkan keadilan di Indonesia adalah hal yang hampir mustahil. Pasalnya, pelaksanaan demokrasi kerap terbentur oleh kepentingan penguasa politik dan ekonomi.


Perdana Menteri Ceko Prediksi Islam Akan Jadi Agama Mayoritas di Belanda dan Swedia

“Untuk mewujudkan keadilan hampir mustahil karena dalam pelaksanaan demokrasi selalu terjadi perselingkuhan penguasa politik dan penguasa ekonomi. Akibatnya demokrasi ekonomi tidak bisa diwujudkan,” ujar Musni Umar.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyebutkan bahwa ekonomi umat Islam pincang. Ia mencontohkan, dari 10 orang kaya, hanya satu di antara mereka yang muslim.

"Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita," kata JK dalam acara silaturahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Senin (14/6) malam.

JK Sebut Hanya Ada 1 Muslim dari 10 Orang Kaya, Ferdinand: Menjadi Kaya Bukan Karena Agamanya

Halaman: 
Penulis : Iskandar