logo


Ngotot Selesaikan Konflik GKI Yasmin di Eranya, Bima Arya: Bukan Soal Prestasi, Tapi...

Bima Arya menegaskan bahwa keinginannya menyelesaikan konflik GKI Yasmin dilakukan untuk memenuhi janji kampanyenya.

16 Juni 2021 19:42 WIB

Wali Kota Bogor, Bima Arya
Wali Kota Bogor, Bima Arya ist

BOGOR, JITUNEWS.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya bersikeras untuk menyelesaikan konflik Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin yang sudah berlangsung selama 15 tahun itu dibawah kepemimpinannya. Ia mengaku tidak mau mewariskan konflik tersebut ke generasi selanjutnya.

"Jadi, kalau mau nyaman, ya kita biarin saja (kasusnya), biar pengganti nanti yang bisa menyelesaikan. Tapi saya nggak mau menyerahkan ke pengganti saya. Dan masalah ini harus selesai di zaman saya dengan segara risikonya," kata Bima Arya kepada wartawan di Rumah Pergerakan Griya Gus Dur, Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2021).

"Bahwa tidak semua sepakat itu risiko dalam setiap kebijakan publik. Dan itu harus kita hadapi bersama-sama dan terus membangun komunikasi dengan semua, baik yang setuju maupun tidak setuju," lanjutnya.


Marah-marah ke Bima Arya, Rizieq Shihab: Anda Melakukan Kriminalisasi Pasien

Bima Arya pun membantah bahwa keinginannya menyelesaikan konflik GKI Yasmin untuk mendapatkan prestasi. Ia menegaskan bahwa keinginannya tersebut dilakukan untuk memenuhi janji kampanyenya.

"Terus soal prestasi, saya kira jangan terlalu ditarik ke arah itulah. Bagi saya murni, ini adalah kewajiban negara, kewajiban saya sebagai wali kota untuk memenuhi hak warga. Dan ini bagian dari janji kampanye saya, harus tuntas. Sama seperti janji saya terhadap angkot, seperti janji saya terhadap kemacetan, itu juga janji yang harus dipenuhi," tandasnya.

Dituding Manfaatkan HRS untuk Panggung Politik, Bima Arya: Justru FPI yang Terlalu Mempolitisir

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati