logo


Dubes Ethiopia untuk PBB Bilang Pasukan Eritrea Akan Segera Keluar dari Wilayah Tigray

Kepada Dewan Keamanan PBB, Duta besar Ethiopia mengatakan bahwa pasukan militer Eritrea akan segera keluar dari wilayah Tigray

16 Juni 2021 15:00 WIB

Jutaan warga Tigray di Ethiopia terancam wabah kelaparan
Jutaan warga Tigray di Ethiopia terancam wabah kelaparan Al Jazeera

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Duta besar Ethiopia untuk PBB Taye Atske Selassie Amde, mengatakan bahwa pasukan Eritrea akan segera keluar meninggalkan wilayah Tigray, dimana saat ini mereka masih memilah beberapa masalah teknis dan prosedural."

"Harapan kami adalah mereka pasti akan segera pergi," katanya kepada wartawan usai rapat pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB.

Peryataan tersebut ia sampaikan usai Kepala program bantuan kemanusiaan PBB Mark Lowcock memberitahu Dewan Keamanan PBB bahwa pasukan Eritrea telah menggunakan wabah kelaparan yang terjadi di Tigray sebagai senjata.


Menteri Keamanan AS Bilang Perbatasan AS-Meksiko Tertutup Bagi Imigran Ilegal

"Pemerkosaaan telah digunakan secara sistematis untuk meneror dan menganiaya kaum perempuan, Para pasukan Eritrea juga menggunakan kelaparan sebagai sebuah senjata. Warga yang kehilangan tempat tinggal dikumpulkan, dipukuli dan diancam," kata Lowcock, menurut penuturan sejumlah diplomat yang mengikuti pertemuan pada Dewan Keamanan PBB.

Sementara itu, perwakilan Eritrea di PBB sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi tuduhan yang dilontarkan oleh Lowcock tersebut.

Eritrea sendiri pada April lalu menyatakan bahwa mereka telah setuju untuk memulai penarikan pasukan militernya dari wilayah Tigray. Sementara Duta besarnya untuk PBB, Sophia Tesfamariam, membantah tuduhan yang menyebut pihaknya telah melakukan tindak kekerasan seksual di Tigray.

Militer Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Gaza

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia