logo


JK Sebut Hanya Ada 1 Muslim dari 10 Orang Kaya, Ferdinand: Menjadi Kaya Bukan Karena Agamanya

Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin.

16 Juni 2021 06:30 WIB

Ferdinand Hutahaen.
Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyoroti ucapan Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut hanya ada satu orang muslim di antara 10 orang kaya.

Ferdinand menilai JK seharusnya tak mengaitkan kekayaan seseorang dengan agama yang dianut. Sebab, menurut dia, tindakan itu sangat tidak tepat.

“Menjadi kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya. Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin,” tegasnya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Rabu (16/6).


Vonis Pinangki Dipotong Jadi 4 Tahun, Demokrat Heran dengan Alasan 'Perempuan'

Dia lantas menuding JK tengah melakukan provokasi  melalui pembenturan isu kemiskinan dengan agama.

“Jadi komentar pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat dan cenderung provokatif untuk saling membenci,” tandas Ferdinand.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menilai ekonomi umat Islam pincang. Ia mencontohkan, dari 10 orang kaya, hanya satu di antara mereka yang muslim.

"Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita," kata JK dalam acara silaturahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Senin (14/6) malam.

Kementerian PUPR Bersama CSR PT. Bukaka Selesaikan Perbaikan Jembatan di Banten

Halaman: 
Penulis : Iskandar