logo


Heboh Ojol Ditangkap Polisi karena Kirim Miras, Gibran: Sudah Clear, Bisa Terima Orderan Lagi

Gibran berharap ada pendampingan hukum bagi ojol jika tersandung kasus yang berkaitan dengan perusahaan.

16 Juni 2021 08:21 WIB

Gibran dampingi Ojol
Gibran dampingi Ojol Prokompim Pemkot Solo

SOLO, JITUNEWS.COM – Aksi polisi menangkap pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Solo sempat viral di media sosial. Penangkapan itu terjadi karena ojol kedapatan mengirim minuman keras (miras). Padahal, ojol selaku pengantar, tak tahu sama sekali jika barang yang dibawanya itu adalah miras.

Merespons hal itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka langsung memanggil dua pengemudi ojol, yang bernama Andri dan Haekal ke kantornya, pada Selasa (15/6).

Gibran memastikan persoalan itu selesai dan ojol tidak ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, kedua pengemudi itu dipastikan dapat kembali bekerja seperti semula.


Soal Ojol di Solo Antar Miras, Habiburokhman: Kalau Dia Ditahan Saya Akan Menjamin

“Sudah clear, mereka berdua sudah menerima orderan lagi. Ke depan kalau ada kejadian seperti ini didampingi dari awal sampai akhir. History record harus tersimpan di database. Jadi kalau ada persoalan hukum bisa terselesaikan dengan baik,” ujar Gibran kepada wartawan.

Sementara itu, Haekal mengatakan kasus kirim miras yang melibatkan dua pengemudi itu sudah selesai. Kasus ini menjadi penyidikan lanjutan Polresta Solo.

“Terima kasih kepada pihak kepolisian, dan juga PT Gojek Indonesia serta Pemkot Solo atas perhatiannya. Ini justru sebagai perlindungan bagi pihak driver agar tidak terjadi lagi,” jelas Haekal.

Sedangkan Andri mengatakan seluruh persoalan telah diselesaikan dengan pendampingan Satgas Gojek. Dia memastikan kepolisian tidak memakai kekerasan saat meminta keterangan.

Tolak Lockdown Se-Jawa Imbas Varian Delta, Gibran: Kurang Fair, Solo Lagi Fase Pemulihan Ekonomi

Halaman: 
Penulis : Iskandar