logo


Buntut Lonjakan Covid-19 di Jakarta, Jokowi Minta Anies Baswedan Turun ke Lapangan

Anies diminta meninjau percepatan vaksinasi di daerah padat penduduk.

16 Juni 2021 04:30 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Joko Widodo menyoroti lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta pasca Lebaran 2021. Puncaknya, sang kepala negara memanggil sejumlah pejabat publik, termasuk Gubernur Anies Baswedan ke Istana pada Selasa (15/6).

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengingatkan agar protokol kesehatan diperketat. Selain itu, dia meminta vaksinasi diberlakukan di berbagai titik, khususnya kawasan padat penduduk.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi setelah pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (15/6).


Tolak Lockdown Se-Jawa Imbas Varian Delta, Gibran: Kurang Fair, Solo Lagi Fase Pemulihan Ekonomi

“Pakai masker semua sudah 78 persen dan targetnya harus 95 persen,” tutur Prasetyo.

“Presiden juga meminta kepada masyarakat Jakarta,  seperti daerah-daerah yang padat itu warganya harus cepat divaksinasi,” lanjutnya.

Diketahui, tak hanya Anies dan Prasetyo yang dipanggil Jokowi ke Istana. Adapun Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji turut hadir.

Keempatnya diminta Jokowi untuk turun langsung ke lapangan dalam upaya menekan lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta.

“Jadi, gubernur, kami (DPRD), Pangdam, dan Kapolda itu harus banyak ke lapangan. Dan vaksinasi di Jakarta harus cepat,” jelas Prasetyo.

“Seperti di pelabuhan, daerah padat itu harus divaksinasi. Jadi penekanan-penekanan itu yang harus dikerjakan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Pada Senin (14/6/2021), Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus baru Covid-19 di Jakarta mencapai 2.722 orang.

Jumlah pasien Covid-19 di Ibu Kota yang sembuh sebanyak 1034 orang. Adapun data kematian akibat Covid-19 di Jakarta mencapai 39 orang.

Kasus Covid-19 Jakarta Melonjak, Anies Baswedan Dipanggil Jokowi

Halaman: 
Penulis : Iskandar