logo


Tahun Depan KSAD Andika Berusia 58 Tahun, PDIP: Peluang Jadi Panglima TNI Kecil

Opsi pertama apabila Jokowi menunjuk KSAD Andika, maka pergantian akan dilakukan bulan depan

15 Juni 2021 19:13 WIB

Effendi Simbolon.
Effendi Simbolon. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus PDIP, Effendi Simbolon menyebut ada dua nama calon terkuat yang akan menggantikan posisi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Dua nama tersebut, kata dia, merucut pada KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono.

"Kita rujuk lagi bisa menjadi dua, dua itu KSAD dan KSAL," kata Effendi kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

Anggota Komisi I DPR RI itu berpendapat bahwa hitungan matematis menjadi alasan Presiden Jokowi untuk menunjuk Andika maupun Yudo Margono.


Sebut KSAD Andika Perkasa Cocok Jadi Panglima TNI, Ini Alasan Fadli Zon

Ia lantas membeberkan opsi pertama apabila Jokowi menunjuk KSAD Andika, maka pergantian akan dilakukan bulan depan. Hal tersebut mengingat Andika akan berusia 57 tahun pada Desember 2021. Sementara, ketentuan usia maksimal pensiun prajurit TNI yakni 58 tahun.

"Karena kan beliau tahun depan akhir (tanggal) 23 atau 21 Desember kan ulang tahun ke 58, jadi waktunya kan terbatas," jelasnya.

Ia menyebut opsi kedua yakni Yodo menggantikan Panglima TNI adalah hal yang tepat. Apabila opsi tersebut dipilih, maka pergantian Panglima TNI akan dilakukan sesuai dengan waktu pensiun Hadi pada November 2021.

"Kalau itu memang peluangnya (menjadi Panglima TNI) menjadi kecil untuk KSAD, itu kemungkinannya KSAL untuk menggantikan," pungkasnya.

Jokowi Disebut Tak Peduli Wacana Pajak Sembako, Rocky Gerung: Sibuk Ngumpulin Relawan Biar Gak Dikejar Mega

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati