logo


Perdana Menteri Ceko Prediksi Islam Akan Jadi Agama Mayoritas di Belanda dan Swedia

Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis memprediksi jika semakin banyak masyarakat Belanda dan Swedia yang memeluk agama Islam beberapa tahun ke depan

15 Juni 2021 19:00 WIB

Islam diprediksi akan menjadi agama mayoritas di sejumlah negara Eropa beberapa dekade mendatang
Islam diprediksi akan menjadi agama mayoritas di sejumlah negara Eropa beberapa dekade mendatang istimewa

PRAHA, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis mengatakan bahwa Islam akan menjadi agama mayoritas di Belanda dan Swedia dalam beberapa dekade mendatang.

Dalam opini baru-baru ini tentang risiko yang terkait dengan imigrasi, yang dirilis pada harian Ceko Právo, Babis menyoroti kedua negara secara khusus. Antara lain, Andrej Babis memprediksi jika Islam akan menjadi agama dengan jumlah penganut terbanyak di Belanda pada tahun 2044, sedangkan Swedia akan mengikuti jalan yang sama dengan Belanda dimana negara tersebut akan memiliki penduduk mayoritas Muslim pada tahun 2065.

Sampai sekarang, Islam adalah agama terbesar kedua di Belanda dan Swedia, dipraktikkan oleh masing-masing 5 dan 8 persen dari penduduk negara tersebut.


Mantan Menlu AS Sebut Rezim Donald Trump Punya Banyak Bukti terkait Asal Usul Covid-19

“Ini sepenuhnya salah. Dia ingin menakut-nakuti orang. Setahun yang lalu, dia mengatakan bahwa Belgia akan memiliki mayoritas Muslim pada tahun 2040”, Daniel Prokop, seorang sosiolog dan peneliti di Universitas Charles di Praha, kepada surat kabar Swedia Svenska Dagbladet.

Menurut Prokop, perdana menteri Ceko tersebut jelas tertekan dan berusaha mengalihkan fokus dari masalah kebijakan domestik dengan menggambarkan arus migrasi di masa depan sebagai ancaman bagi Republik Ceko.

“Saya tidak ingin meremehkan masalah yang terkait dengan imigrasi. Tapi ini tidak masuk akal, prediksinya sangat dilebih-lebihkan,” tegas Prokop.

Dua Puluh Delapan Unit Pesawat Tempur China Tanpa Ijin Masuki Wilayah Udara Taiwan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia