logo


Pemkot Bogor Dinilai Langgar Konstitusi, GKI Yasmin: Kami Tolak Relokasi, Kami Tolak Pemecah Belah

Pemkot Bogor disebut melanggar putusan Mahkamah Agung dan rekomendasi dari Ombudsman.

15 Juni 2021 16:30 WIB

Politikus PAN Bima Arya.
Politikus PAN Bima Arya. Instagram @bimaaryasugiarto

BOGOR, JITUNEWS.COM - Salah satu pengurus Gereja Kristen Indonesia atau GKI Yasmin, Bona Sigalingging mengatakan bahwa pihaknya menolak keputusan Pemerintah Kota Bogor untuk merelokasi tempat ibadahnya. Ia menyebut Pemkot Bogor telah melanggar konstitusi dengan melanggar putusan Mahkamah Agung dan rekomendasi dari Ombudsman.

"Kami menolak relokasi, kami menolak pemecah belah," kata Bona seperti dlansir CNNIndonesia.com, Selasa (15/6/2021).

"Serah terima Akta Hibah yang dilakukan Bima Arya di atas sama sekali bukan  merupakan tindakan hukum yang diperintahkan oleh Mahkamah Agung dan Ombudsman kepada Wali Kota Bogor," ujarnya.


Rizieq Shihab Marahi Bima Arya di Persidangan, GP Ansor: Jika Benar Ulama, Harusnya Dukung Upaya Wali Kota

Bona mengatakan bahwa MA telah menolak permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Pemkot Bogor. Ia menyebut putusan MA nomor 127/TUN/2009 tertanggal 9 Desember 2010 telah berkekuatan hukum tetap.

Selain itu, ia menyebut izin mendirikan bangunan (IMB) GKI Yasmin harus diberikan karena berdasarkan rekomendasi wajib Ombudsman RI Nomor 0011/REK/1259.2010/BS-15/VII/2011 menyatakan IMB GKI Yasmin dinyatakan sah.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama jajarannya menyerahkan hibah lahan kepada GKI Yasmin, Kota Bogor, Minggu (13/6/2021). Hibah lahan tersebut diserahkan sebagi bukti berakhirnya konflik panjang selama 15 tahun.

"Siang tadi jam 14.00 Pemerintah kota Bogor bersama dengan GKI Pengadilan mengumumkan kesepakatan penyelesaian persoalan GKI Yasmin, yang telah berjalan selama 15 tahun," kata Bima Arya kepada wartawan, Minggu (13/6/2021).

Bima Arya menjelaskan bahwa GKI Yasmin akan direlokasikan dan dipindahkan ke Kelurahan Cilandek Barat, Kota Bogor. Ia pun mengatakan bahwa penerbitan IMB pembangunan GKI di lokasi yang baru akan dikawal oleh Pemkot Bogor.

Dituding Manfaatkan HRS untuk Panggung Politik, Bima Arya: Justru FPI yang Terlalu Mempolitisir

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati