logo


Kapal Besar Relawan Jokowi Disebut Berlabuh ke Anies Maupun Prabowo, Analis Ini Ungkap Alasannya

Faktor kedekatan menjadi salah satu alasan Prabowo dan Anies layak untuk mendapatakan pelabuhan kapal besar relawan Jokowi

14 Juni 2021 07:00 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Analisis pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menyebut ada dua kandidat pelabuhan baru kapal besar Relawan Jokowi untuk Pilpres 2024, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang akan mengumumkan di waktu yang tepat ke mana kapal besar Relawan Jokowi akan berlabuh.

Hendri menilai dua tokoh tersebut memenuhi syarat karena memiliki elektabilitas yang cukup tinggi berdasarkan sejumlah lembaga survei.

"Jadi, menurut prediksi saya, minimal di antara dua orang yang terus masuk atau memiliki elektabilitas tertinggi sampai saat ini. Jadi kalau tebakan saya antara Prabowo dan Anies Baswedan," kata Hendri seperti dilansir detikcom, Minggu (3/6/2021).


Jokowi Akan Tentukan Arah Kapal Besar 'Relawan Jokowi' di 2024

Ia juga menyebut faktor kedekatan menjadi alasan Prabowo dan Anies layak untuk mendapatakan pelabuhan kapal besar relawan Jokowi. Ia mengatakan meski hubungan pemerintah dengan Anies dinilai kurang baik, namun, kata dia, Anies saat ini sudah menunjukkan kedekatannya dengan Jokowi.

"Dengan Mas Anies itu, walaupun katanya hubungannya kurang baik, tapi menurut saya belum tentu. Ada dua alasan. Yang pertama, mereka pernah kerja sama. Terus yang kedua, sering ini Mas Anies tampil bareng sama Pak Jokowi, walaupun hanya perhelatannya Jakarta saja. Yang terakhir kan vaksin buat sopir sampai pedagang di Kampung Rambutan," ujar Hendri.

"Jadi kalau dengan Pak Prabowo kan pasti ada perbincangan yang dekat lah ya. So far sih saya melihatnya Jokowi ke arah itu," sambungnya.

Meski tidak memungkiri adanya kontroversi apabila kapal besar relawan Jokowi dilabuhkan ke Anies, menurutnya tidak masalah apabila dipasangkan dengan Puan Maharani.

"Nah yang nomor dua ini pasti banyak kontroversi, yang Mas Anies. Karena pasti orang harapannya kalau nggak ke Prabowo, ke Ganjar. Males pasti Pak Jokowi juga ribut sama Ibu Mega (Ketum PDIP Megawati), karena inginnya kan, arahnya kan Puan. Jadi bisa Prabowo-Puan atau Anies-Puan kan, bisa saja. Ini kalau hal-hal yang nggak mungkin, di politik itu bisa saja. Itu kalau ngomong nama," tutur Hendri.

"Kalau ngomongnya partai politik, pasti calon atau pasangan yang ada PDIP-nya, baik itu capres maupun cawapres. Jadi bisa ke Anies, tapi sama Puan," pungkasnya.

75,6 Persen Warga Puas dengan Kinerja Jokowi, Pemulihan Ekonomi Imbas Covid-19 Disebut Baik

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati