logo


Covid-19 Varian India Masuk Kudus, Ganjar Sempat Curiga Gegara Lonjakan Kasus yang Tinggi

Pemeriksaan sampel genome pasien Covid-19 di beberapa daerah tengah diperbanyak dengan tujuan untuk memastikan apakah varian Covid-19 dari India hanya ada di Kudus atau sudah menyebar di daerah lain.

14 Juni 2021 06:00 WIB


KUDUS, JITUNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta dengan tegas agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Apalagi, kata dia, sudah ditemukan virus Covid-19 varian baru dari India di Kudus, Jawa Tengah. Varian itu disebut lebih cepat menular daripada varian sebelumnya.

"Sekali lagi dicatat, varian baru virus Covid-19 sudah masuk di Kudus. Maka, masyarakat harus sadar betul akan penularannya yang lebih cepat dibanding virus varian sebelumnya," kata Ganjar di sela kunjungan kerja di Posko Covid-19 di Kudus, Minggu (13/6/2021).

Ganjar mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya memutus rantai penularan virus varian baru tersebut dengan bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah-daerah sekitar Kudus, seperti Demak, Pati, dan Grobogan.


Tak Mau Pikirkan Pilpres 2024, Gatot Nurmantyo Ingin Selamatkan Bangsa Dulu

Saat ini, kata Ganjar, pemeriksaan sampel genome pasien Covid-19 di beberapa daerah tengah diperbanyak dengan tujuan untuk memastikan apakah varian Covid-19 dari India hanya ada di Kudus atau sudah menyebar di daerah lain.

Lebih lanjut, politikus PDIP itu mengaku sempat curiga dengan lonjakan kasus Covid-19 di Kudus. Waktu itu, ia meyakini bahwa virus Covid-19 yang menjangkiti warga adalah varian baru, dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata benar adanya.

"Saya sempat curiga dengan pergerakan tiga pekan sebelumnya hanya tiga kabupaten yang mengalami lonjakan kasus, terus bertambah menjadi delapan kabupaten dan sekarang 11 kabupaten. Saya waktu itu yakin ini pasti varian baru," bebernya.

Santer Puan-Prabowo Maju di Pilpres 2024, SMRC Sebut Ganjar Berpeluang Menang Tanpa PDIP

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati