logo


Heboh Isu Anggaran Alutsista Rp1.700 T, Prabowo: Masih Digodok

Prabowo Subianto berbicara mengenai isu anggaran Rp1.700 triliun untuk membeli alutsista selama 25 tahun

13 Juni 2021 15:15 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Kementerian Pertahanan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berbicara mengenai isu anggaran Rp1.700 triliun untuk membeli alutsista selama 25 tahun. Prabowo mengatakan bahwa anggaran tersebut belum disetujui.

"Ada yang mengatakan oh Prabowo ingin bikin anggaran Rp1.700 triliun. Dibikin heboh, Rp1.700 triliun itu pun belum disetujui, masih digodok, bener nggak," kata Prabowo dalam podcast Deddy Corbuzier di YouTube, Minggu (13/6).

Prabowo menjelaskan bahwa ada prosedur yang harus dilalui. Anggaran tersebut belum disetujui karena masih harus menunggu pembahasan dengan kementerian lain.


Bicara Soal Pro-Kontra Jadi Menhan, Kelakar Prabowo: Muka Gue Muka Kudeta Kali Ya

"Kan ini kan bernegara itu tidak gampang kan, bernegara itu ada prosesnya, ada prosedurnya, ada sistimnya, ada tata cara, tata keloloa. Jadi kami pihak yang teknis menteri itu, saya di bidang pertahanan saya diwajibkan menyusun wacana pertahanan, anggarannya berapa saya ajukan, bener nggak. Presiden setuju apa enggak, tapi presiden pasti minta saran bagaimana Menteri Keuangan. bagaimana menteri bappenas perencanaan nasional bagaimana. Kan begitu, nanti tanya lagi menteri-menteri lain, kan begitu," jelasnya.

Prabowo menjelaskan bahwa awalnya dirinya diminta Presiden Joko Widodo untuk membentuk masterplan terkait rencana pertahanan selama 25 tahun kemudian.

"Jadi gini waktu saya baru dilantik, kurang lebih dua minggu setelah dilantik, kurang lebih ya 10 hari atau 2 minggu setelah dilantik, di Istana beliau panggil saya, beliau panggil saya Menhan saya ingin suatu master plan, saya ingin suatu grand desain saya minta 15-25 tahun, saya minta utuh rencanakan, ya itu petunjuk beliau kan, saya jalankan," kata Prabowo.

Irit Bicara Sejak Jadi Menhan, Prabowo Subianto Ungkap Alasannya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata