logo


Kematian Wabup Sangihe Janggal, Polisi Bentuk Tim Khusus Penyelidikan

Kematian Helmud ini terjadi setelah ia menyatakan penolakan terhadap tambang di Sangihe.

12 Juni 2021 16:15 WIB

Helmud Hontong
Helmud Hontong cnnindonesia.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kematian Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong dinilai janggal. Terlebih, kematian Helmud ini terjadi setelah ia menyatakan penolakan terhadap tambang di Sangihe.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Merah Johansyah Ismail. Dia lantas mendorong pihak kepolisian untuk menyelidiki kematian Helmud yang terkesan mendadak ini.

"Ini mengagetkan. Kedua, misterius dan agak janggal kematiannya. Kenapa seperti itu? Karena dia ini kan menjadi sorotan, high profile karena dia ini kepala daerah yang menolak tambang juga. Bahkan dia juga mengirim surat ke ESDM. Suratnya juga sudah beredar," kata Merah, dilansir dari detikcom, Sabtu (12/6).


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

"Ini janggal karena dia sehat-sehat saja, tapi tiba-tiba mendadak kolaps," sambungnya.

Merespons hal itu, Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Nana Sudjana mengatakan pihaknya sudah membentuk tim untuk mengusut dugaan tersebut.

"Kami sudah menyusun tim khusus penyelidikan terkait kasus ini," ujar Irjen Nana.

Secara terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut Polri saat ini masih menunggu respons dari keluarga. "Kita tanyakan dulu ke Sulut, bagaimana keluarganya," kata Argo.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Iskandar