logo


Kim Jong-un Sebut K-Pop sebagai Sel Kanker, Merusak Nilai Moral Generasi Muda

Kim Jong-un mengatakan bahwa budaya K-Pop telah menggerus nilai moral generasi muda Korea Utara

12 Juni 2021 12:46 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seiring dengan meningkatnya popularitas K-Pop di Korea Selatan dan seluruh dunia, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan bahwa pihaknya melarang penyiaran musik dan media asal negara tetangganya tersebut.

Dilansir dari The New York Times, Media Korea Utara KCNA mengatakan Kim juga menyebut K-Pop seperti "sel kanker" yang berpotensi merusak moral generasi muda Korea Utara.

Pada April lalu, Kim Jong-un juga pernah mengatakan bahwa nilai ideologi dan kesehatan mental anak-anak muda Korea Utara mengalami perubahan, secara negatif, karena pengaruh budaya K-pop.


Tindak Kekerasan di Myanmar Semakin Parah, Komisi HAM PBB Minta Junta Militer untuk Diadili

Pemerintah Korea Utara sendiri sudah mengeluarkan undang-undang yang melarang semua warganya untuk tidak menonton atau mengkonsumsi budaya Korea Selatan, dan menyiapkan hukuman kerja sosial selama 15 tahun bagi para pelanggar.

"Anak-anak muda Korea Utara berpikir jika mereka tidak memiliki hutang kepada Kim Jong-un," kata Jung Gwang-il, seorang pembelot Korut yang kini tinggal di Korea Selatan, kepada New York Times.

"Dia harus menegaskan kembali kontrol ideologisnya pada kaum muda jika dia tidak ingin kehilangan fondasi untuk masa depan pemerintahan dinasti keluarganya," tambah Jung, yang terus melakukan aksi penyebaran propaganda anti-Pyongyang.

Terkait aksi yang dilakukan oleh para pembelot Korut tersebut, pemerintah Korea Selatan sebenarnya telah mengeluarkan sanksi denda dan hukuman penjara bagi mereka yang tertangkap menyebarkan propaganda melintasi perbatasan Korea Utara.

AS Sudah Tahu Rencana Rusia Beri Satelit Mata-mata Canggih untuk Iran

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia