logo


Kritik Prabowo Soal Anggaran Alutsista Rp 1.700 T, Ahli: Potensial Jadi Bancakan Politik 2024

Ahli menilai bahwa masalah alutsista tidak selalu berkaitan dengan anggaran

12 Juni 2021 06:30 WIB

Ilustrasi Alutsista buatan Pindad
Ilustrasi Alutsista buatan Pindad ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketau Badan Pengurus Centre Initiative, Al Araf menyoroti anggaran pengadaan dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Kementerian Pertahanan sebesar Rp 1.700 triliun. Menurutnya, tidak adanya penjelasan yang jelas terkait anggaran tersebut, maka berpotensi menjadi bancakan politik di kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

"Bagaimana mungkin kita mau mempercayakan Rp 1.700 triliun kalau anda tidak mamu memberikan penjelasan secara detail tentang pondasi bangunan rumahnya, kebijakan, postur, dan sebagainya. Jadi menurut saya ini sangat potensial menjadi bancakan politik buat 2024," kata Al Araf dalam webinar PSI, Jumat (11/6/2021).

Al Arif mengaku heran dengan Menhan Prabowo Subianto yang menyebut kondisi alutsista dalam keadaan kritis. Ia mentengatakan bahwa alutsista sudah kritis sejak tahun 2007.


Soal Duet Prabowo-Megawati, Gerindra: Bicara Tahapan Itu pada 2023

Ia pun menilai bahwa masalah alutsista tidak selalu berkaitan dengan anggaran. Pasalnya, kata dia, pemerintah sudah membuat skema Miminum Essential Force (MEF). Dimana setiap tahap MEF, pemerintah mengalokasikan  Rp 150 triliun untuk belanja alutsista setiap lima tahunnya, dimulai sejak tahun 2019 hingga berakhir tahun 2024.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa transparansi dalam penganggaran di sektor pertahananlah yang saat ini menjadi hal yang terpenting. "Transparansi dan akuntabilitas dalam sektor pertahanan hanya akan terwujud jika pemerintah melakukan proses reformasi revisi UU Nomor 31 Tahun 1997," jelasnya.

 

Jokowi-Prabowo Didukung Maju Pilpres 2024

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×