logo


OTT KPK Dinilai Hanya Sensasi, Fahri Hamzah Sebut Era Firli Banyak Intip Audit Bukan Amplop

Fahri melihat belum ada niatan dari KPK untuk mengandeng Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)

12 Juni 2021 04:30 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menilai bahwa selama ini operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya sensai belaka. Ia pun menilai bahwa KPK dibawah pimpinan Firli Bahuri tidak akan banyak melakukan banyak OTT.

"Kalau kita penginnya sesasi lagi, tangkap sana, tangkap sini, kemungkinan sudah nggak banyak lagi, nggak banyak lagi, karena orientasinya dari ngintip ke audit," kata Fahri seperti dilansir detikcom, Jumat (11/6/2021).

Mantan pimpinan DPR RI itu mengatakan bahwa selama ini pemberantasan korupsi dilakukan berdasarkan pengintipan amplop. Padahal menurutnya, alat yang tepat untuk menemukan indikasi korupsi yaitu degnan melihat audit.


Desak Jokowi Panggil Tjahjo Kumolo, YLBHI: Ia Seoah-olah Bertindak sebagai Kuasa Hukum Firli

"Kalau mau memberantas korupsi jangan ngintip amplop, amlop kecil, Bos. Intip audit. Audit itulah alat untuk menemukan korupsi yang benar, karena audit negara ini sensitif dengan penyimpangan. Ibarat pipa (ada) lubang dikit tahu. Auditor kita kelas dunia lho, dia audit PBB lho," ujarnya.

Meki demikian, Fahri melihat belum ada niatan dari KPK untuk mengandeng Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Menurutnya, Firli mempunyai alasan tersendiri terkait hal itu.

"Alasannya mereka nggak tahu caranya karena BPK tidak ada kontribusi pada OTT. Mislanya, ada OTT, ada terima amplop, proyeknya untung, akhirnya KPK nggak berani minta audit BPK, karena proyeknya untung, lho kok saya tangkap, orang untung. Kalau kita bicara dari konstruksi hukum, kita ambilnya dari ujung. Negara rugi dulu baru kita lihat di sini pasti ada kejahatan, orang ini pasti main uang, negara rugi. Kalau negara untung, ngapain persoalkan uang," bebernya.

Bantah Selundupkan Pasal TWK di Perkom, Pimpinan KPK: Semuanya Berkembang Dinamis

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×