logo


Presiden Bolsonaro Minta Kemenkes Ijinkan Warga Brazil Lepas Masker

Presiden Brazil meminta agar warga yang sudah menerima suntikan vaksin atau yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk tidak lagi diwajibkan menggunakan masker

11 Juni 2021 10:43 WIB

Presiden Brazil Jair Bolsonaro
Presiden Brazil Jair Bolsonaro istimewa

RIO DE JANEIRO, JITUNEWS.COM - Presiden Jair Bolsonaro, pada Kamis (10/6) mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan Brazil akan mengijinkan warga yang sudah mendapat suntikan vaksin atau mereka yang sudah sembuh dari infeksi Covid-19 untuk tidak menggunakan masker saat berada di tempat umum.

Bolsonaro, yang selama ini menentang aturan lockdown dan sosial distancing, mengatakan bahwa kebijakan karantina hanya berlaku bagi mereka yang terinfeksi Covid-19.

"Masker dan aturan karantina hanya berguna bagi mereka yang terinfeksi," kata Bolsonaro dalam piadatonya, dikutip Reuters.


Pembayaran Program COVAX Diblokir, Venezuela Belum Bisa Terima Vaksin Covid-19

Sementara itu, Menteri Kesehatan Brazil Marcelo Queiroga mengatakan bahwa Bolsonaro sudah memintanya untuk mengkaji aturan penggunaan masker di Brazil.

Sebelumnya, Queiroga mengatakan bahwa masker harus selalu digunakan untuk mencegah penularan. Ia juga menentang saran Bolsonaro terkait penggunaan obat hidroklorokuin untuk pasien Covid-19. Ia mengatakan bahwa tidak ada bukti obat anti-malaria tersebut efektif melawan infeksi virus Covid-19.

Menurut pantauan media, jumlah kasus kematian akibat infeksi Covid-19 di Brazil sudah menembus angka 480 ribu, dimana jumlah tersebut merupakan yang tertinggi kedua di dunia setelah AS.

Semantara itu, sejauh ini baru 23,6% penduduk Brazil yang sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin dimana hanya 10,2% yang sudah menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

Ibukota Chile Kembali Lockdown meski Lebih dari Separuh Populasi Sudah Divaksin Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia